Penasilet.com. Palembang – Konflik internal mengguncang Partai Nasdem di Kota Palembang setelah pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Nasdem Cabang Plaju menolak pernyataan dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasdem Kota Palembang. Pernyataan tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Cafe Caramel, Jalan Kampus, Palembang pada Rabu (3/4/2024).
Ketua DPC Partai Nasdem Cabang Plaju Palembang, Lukman Siddik, mengatakan ,bahwa klaim Ketua DPD Partai Nasdem Kota Palembang tentang penyelesaian masalah internal partai pada tanggal 28 Maret 2024 adalah tidak benar. Rapat tersebut, menurutnya, tidak mencapai kesepakatan karena hanya sebagian kecil dari pengurus yang hadir, yakni hanya 15% dari total 36 pengurus.
Pengurus juga menyampaikan ketidakpuasan terhadap pemimpinannya yang dianggap tidak memberikan solusi dan menutup rapat tanpa menjawab pertanyaan penting. Mereka juga mencurigai adanya intimidasi terhadap mereka di depan kantor DPD Partai Nasdem Kota Palembang.
Selain itu, laporan keuangan yang disampaikan oleh Ketua DPD juga dipertanyakan keotentikannya, serta dana pribadi yang digunakan oleh Ketua DPD tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Pertanyaan mengenai dugaan penyalahgunaan wewenang oleh Ketua DPD untuk memenangkan calon legislatif juga tidak dijawab dengan memuaskan, menurut pernyataan dari Pengurus.
Dalam pernyataannya, Pengurus DPC Partai Nasdem Cabang Plaju Palembang menegaskan bahwa tindakan mereka tidak didasari oleh kepentingan pribadi, melainkan semata-mata kecintaan terhadap Partai Nasdem. Mereka meminta agar Ketua Umum Partai Nasdem, Bapak Surya Paloh, segera mencopot Ketua DPD untuk mengakhiri konflik ini.
Perkembangan selanjutnya dari konflik ini masih menunggu tanggapan dari pihak terkait. ( C.01)














