*H.Mulyadi Anggota DPR-RI Komisi V Suarakan Aspirasi Warga Parung Panjang Kepada Kementrian PUPR Dan Kemenhub

Bogor.Penasilet.com,- H.Mulyadi anggota DPR – RI dari Komisi V Fraksi Partai Gerindra terus memperjuangkan aspirasi warga masyarakat Parungpanjang – Rumpin dan sekitarnya yang terkena dampak permasalahan armada Truk tambang yang melintasi wilayahnya.

Terahir warga Parungpanjang menggelar Demontrasi pada 20 November 2023 yang menuntut pemerintah menutup truk tambang yang melewati wilayahnya. Karena menurut warga selain membuat macet dan juga rawan kecelakaan hingga mengakibatkan korban jiwa.

Mulyadi meminta agar pihak Kementrian PUPR dan Kementrian Perhubungan dapat memberikan solusi terkait hal tersebut bagaimana mengatasi persoalan yang dikeluhkan warga masyarakat pada rapat terbatas dengan Kementrian PUPR dan Perhubungan.

Saya sudah sampaikan pada rapat terbatas di Gedung DPR – MPR tiga hari yang lalu yang mana saya sampaikan Over Load daripada angkutan Truk tambang sehingga membuat kemacetan bahkan menjadi rawan kecelakaan sehingga ada korban jiwa.”Ungkap Kang Mul sapaan akrabnya.

Lebih lanjut Mulyadi di salah satu bincang ringan di acara Brisik semacam acara Podcast yang di pandu oleh – HMU Kurniadi menyampaikan – Saya sudah sampaikan berkali kali soal pengaduan dan aspirasi warga Parungpanjang yang selama ini menderita oleh keberadaan Truk tambang yang selama ini menjadi pemicu Demonstrasi pada 20 November 2023 kemarin kebetulan saya dari Dapil Bogor Barat termasuk Parungpanjang , Rumpin dan sekitarnya sudah seharusnya saya respek kepada keluhan warga Parungpanjang.

Apa yang saya suarakan pada kesempatan rapat terbatas dengan Kementrian PUPR dan Perhubungan agar cari solusi dalam konteks ini. Saya akan suarakan terus termasuk saya harap bisa di Repitalisasi jalan puncak yang luar biasa macetnya pada hari libur ,Sabtu – Minggu dan hari besar Nasional.”Kata Kang Mul (22/11).

Disana ada juga jalur puncak II biasa disebut , Sukamakmur yang masuk nya kalau dari arah Cipanas, Cianjur itu melewati Sukawangi Kecamatan Sukamakmur Bogor timur saya rasa itu bisa jadi solusi pemerintah harus hadir untuk memberikan Opsi bagaimana untuk mengatasi kemacetan Puncak ditambah lagi adanya Truk tambang yang melintasi Parungpanjang ,Rumpin.

,”Terkait permasalahan ini paling tidak pemerintah sekali lagi Pemerintah harus hadir dengan segala kebijakan dan kewenangannya, terkait anggaran saya rasa bisa di anggarkan oleh APBN. Saya rasa kata Mulyadi, mohon doanya dari semua agar saya diberikan Kesehatan dan umur saya bisa sampai ke 2024 agar saya bisa terus berjuang dan mengawal permasalah ini hingga selesai dan terealisasi solusinya dari pemerintah.”Tukas Mulyadi kepada Brisik. (mrc)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!