Judul  

Sumpah Pemuda ke-97, Disnakertrans Muba Dorong Gerakan Nyata Cetak Pemuda Terlatih dan Tersertifikasi Siap Kerja

MUSI BANYUASIN,Penasilet.com – Memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-97 Tahun 2026, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Musi Banyuasin, Herryandi Sinulingga, AP., menegaskan komitmennya mendorong lahirnya generasi muda yang terampil, tersertifikasi, produktif, dan siap bersaing di dunia kerja.

Momentum Sumpah Pemuda yang diperingati setiap 28 Oktober tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial. Semangat persatuan dan perjuangan generasi muda harus diwujudkan melalui langkah nyata, terutama dalam meningkatkan kompetensi, memperluas kesempatan kerja, serta mendorong tumbuhnya wirausaha muda di Kabupaten Musi Banyuasin.

Herryandi menegaskan, Disnakertrans Muba terus mendorong pemuda-pemudi daerah agar memanfaatkan berbagai program pelatihan berbasis kompetensi, sertifikasi, bursa kerja, hingga peluang pemagangan sebagai bekal memasuki dunia kerja.

“Sumpah Pemuda bukan sekadar seremonial. Sebanyak 97 tahun lalu, para pemuda bersumpah untuk satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa. Hari ini, sumpah itu harus kita wujudkan dengan satu semangat: menjadi pemuda yang bekerja, berkarya, dan berdaya saing. Pemuda Muba harus menjadi pemuda yang terlatih dan tersertifikasi, bukan hanya pemuda yang menunggu lowongan,” ujar Herryandi Sinulingga kepada Wartawan di Sekayu, Rabu (28/10/2026).

Tiga Pesan Kadisnakertrans Muba untuk Pemuda

Dalam momentum bersejarah tersebut, Herryandi menyampaikan tiga pesan utama yang menjadi arah gerakan pemuda Muba dalam menghadapi tantangan ketenagakerjaan dan persaingan global.

1. Satu Darah: Jadilah Pemuda Terampil dan Tersertifikasi

Herryandi mengajak generasi muda Muba untuk tidak hanya mengandalkan ijazah, tetapi juga membekali diri dengan keterampilan yang sesuai kebutuhan dunia usaha dan industri.

Menurutnya, kompetensi dan sertifikasi menjadi modal penting bagi pemuda untuk memperbesar peluang mendapatkan pekerjaan maupun membangun usaha secara mandiri.

“Jangan hanya menjadi penonton! Ikuti setiap pelatihan yang tersedia melalui aplikasi Siap Kerja Kementerian Ketenagakerjaan RI. Pantau juga media sosial resmi Disnakertrans Muba agar tidak ketinggalan informasi mengenai peluang kerja, pelatihan berbasis kompetensi, dan program sertifikasi yang tersedia,” tegasnya.

Ia menjelaskan, kesempatan pengembangan keterampilan dapat dimanfaatkan melalui berbagai program yang diselenggarakan Disnakertrans Muba, Disnakertrans Provinsi Sumatera Selatan, Kementerian Ketenagakerjaan RI, serta kolaborasi dengan dunia usaha sesuai program dan ketersediaan anggaran.

“Pemuda Muba harus punya skill, bukan hanya ijazah. Keterampilan itulah yang akan membuka pintu kerja, baik bekerja di perusahaan maupun membangun usaha sendiri. Target kita jelas, melalui pelatihan dan sertifikasi, tercipta pemuda terlatih dan tersertifikasi yang siap kerja,” ungkapnya.

2. Satu Bangsa: Jadilah Pemuda Pemersatu, Bukan Pemecah

Herryandi menekankan bahwa semangat persatuan harus menjadi kekuatan dalam membangun ekosistem ketenagakerjaan yang sehat, produktif, dan saling mendukung.

Menurutnya, generasi muda perlu membangun budaya kolaborasi, mengembangkan kewirausahaan, serta memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai salah satu penggerak ekonomi daerah.

“Di dunia kerja, persatuan adalah kunci. Jangan saling menjatuhkan, tetapi saling menguatkan. Kita harus membangun ekosistem wirausaha muda, kegiatan padat karya, dan UMKM yang saling menopang,” ujarnya.

Ia menambahkan, Disnakertrans Muba siap bersinergi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait dan dunia usaha untuk memfasilitasi akses informasi lowongan kerja, bursa kerja, kemitraan, serta program pemberdayaan sesuai kewenangan dan ketentuan yang berlaku.

Upaya tersebut diharapkan dapat didukung melalui berbagai sumber pembiayaan yang sah, baik APBD, APBN, Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM), maupun sumber lain sesuai peraturan perundang-undangan.

3. Satu Bahasa: Jadilah Pemuda yang Siap Bersaing di Tingkat Global

Memasuki era persaingan global, Herryandi mengingatkan bahwa kesiapan kerja tidak hanya ditentukan oleh keterampilan teknis, tetapi juga kedisiplinan, integritas, penguasaan teknologi, kemampuan beradaptasi, dan etos kerja profesional.

Karena itu, pemuda Muba didorong untuk terus meningkatkan kualitas diri dan memanfaatkan akses informasi ketenagakerjaan secara terbuka.

“Bahasa persatuan kita harus tercermin dalam profesionalisme, disiplin, dan integritas di dunia kerja. Kuasai kompetensi, kuasai teknologi, dan bangun etos kerja yang baik,” katanya.

Herryandi juga mengajak generasi muda memanfaatkan layanan Muba Job Fair Digital, memantau informasi lowongan industri lokal maupun nasional yang dipublikasikan melalui kanal resmi, serta mengikuti informasi program pemagangan ke luar negeri sesuai persyaratan dan prosedur yang berlaku.

Menurutnya, keterbukaan informasi dan akses terhadap peluang kerja menjadi bagian penting dalam membantu pemuda menentukan arah karier dan meningkatkan daya saing.

Disnakertrans Muba Fokus Cetak Pemuda Produktif 2026–2027

Lebih lanjut, Herryandi menegaskan bahwa Disnakertrans Muba pada 2026–2027 akan berfokus pada penguatan program “Pemuda Produktif Muba Maju Lebih Cepat”.

Program tersebut diarahkan untuk mendorong peningkatan kompetensi generasi muda melalui pelatihan, sertifikasi kompetensi sesuai skema yang tersedia, serta penguatan kolaborasi dengan dunia usaha yang beroperasi di Kabupaten Musi Banyuasin.

Melalui sinergi tersebut, pemerintah daerah berharap semakin banyak pemuda-pemudi Muba yang memiliki keterampilan sesuai kebutuhan pasar kerja, mampu bersaing dalam proses rekrutmen, serta berpeluang mengembangkan usaha secara mandiri.

Herryandi menegaskan, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan lapangan kerja, tetapi juga oleh kesiapan sumber daya manusia dalam memanfaatkan kesempatan tersebut.

“Kalau pemudanya terampil, Muba akan maju lebih cepat. Kalau pemudanya bersatu, Indonesia akan maju dan jaya, serta masyarakatnya semakin sejahtera,” tegasnya.

Ia pun mengajak seluruh pemuda Muba menjadikan peringatan Sumpah Pemuda sebagai titik awal untuk bergerak, belajar, meningkatkan keterampilan, dan mengambil peluang yang tersedia.

“Ayo, jangan tunda. Buka aplikasi Siap Kerja, cari informasi dan daftarkan diri pada pelatihan yang sesuai. Raih sertifikat kompetensimu dan persiapkan masa depanmu. Manfaatkan setiap peluang yang tersedia untuk menjadi tenaga kerja profesional dan berdaya saing. Disnakertrans Muba adalah rumah bagi pemuda yang ingin berkembang dan maju bersama,” pungkas Herryandi.

Semangat Sumpah Pemuda ke-97 diharapkan menjadi energi baru bagi generasi muda Musi Banyuasin untuk tidak sekadar menjadi pencari kerja, tetapi juga menjadi tenaga kerja kompeten, wirausahawan produktif, dan bagian penting dari pembangunan daerah menuju Muba Maju Lebih Cepat.(Red).

Editor: Tamrin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!