Lombok Timur – Penasilet.com– Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Aulia Maesya Putri, siswi kelas VI MI NW Sukamulia. Pelari muda bernomor dada 0053 itu berhasil menyabet Juara III dalam ajang lomba lari 5 kilometer tingkat umum se-Pulau Lombok yang digelar dalam rangka Hari Ulang Tahun SMAN 2 Selong, Minggu (9/8/2026).
Bersaing dengan sekitar 320 peserta dari berbagai daerah di Pulau Lombok, Aulia tampil penuh percaya diri dan mampu finis di posisi ketiga. Yang membuat prestasi ini semakin istimewa, Aulia harus berhadapan dengan para pelari yang sebagian besar memiliki usia lebih matang dan pengalaman lebih banyak.
Namun, usia bukan penghalang bagi Aulia untuk menunjukkan kemampuannya.
Dengan ketekunan, latihan yang konsisten, serta mental bertanding yang kuat, siswi kelas VI tersebut kembali membuktikan bahwa talenta besar bisa tumbuh dari seorang pelajar madrasah.
Prestasi ini sekaligus menambah deretan capaian Aulia di dunia atletik. Sebelumnya, Aulia juga berhasil meraih Juara II pada dua nomor lari dalam ajang Pekan Olahraga Antar Pelajar tingkat Provinsi, sebuah pencapaian yang menunjukkan konsistensinya dalam mengembangkan bakat olahraga.
Pelatih sekaligus pembina olahraga MI NW Sukamulia, Haerurrohman, S.Pd., mengaku bangga atas perkembangan prestasi Aulia. Ia berpesan agar Aulia tidak cepat puas dan terus meningkatkan intensitas latihan.
“Buat ananda Aulia, teruslah berlatih dan jangan pesimis dengan prestasi yang sudah diraih saat ini. Ke depan, lebih giat lagi berlatih. Kesempatan masih sangat banyak. Saya yakin ananda akan mampu meraih prestasi yang lebih tinggi lagi,” ungkap Haerurrohman, S.Pd.
Sementara itu, Kepala MI NW Sukamulia, Zakiuddin, S.Pd.I, turut memberikan apresiasi atas pencapaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan Aulia bukan hanya kebanggaan pribadi, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi keluarga besar madrasah.
“Selamat ya, ananda Aulia Maesya Putri. Bapak sangat bangga melihat kamu berdiri di atas podium juara. Meraih Juara III adalah pencapaian yang luar biasa. Ini baru langkah awal. Jangan cepat puas, terus asah kemampuanmu dan tetaplah rendah hati. Sekolah akan selalu mendukung bakat dan potensi yang kamu miliki. Teruslah berlari menuju mimpi-mimpimu yang lebih besar,” ujar Zakiuddin, S.Pd.I.
BUKAN SEKADAR JUARA, TAPI PROSES MENUJU PRESTASI
Capaian Aulia menjadi bukti bahwa prestasi tidak lahir secara instan. Di balik sebuah podium, ada latihan, disiplin, keberanian, kegagalan, dan kemauan untuk terus mencoba.
Dari lintasan 5 kilometer, Aulia kembali mengirimkan pesan sederhana namun kuat: jangan ukur kemampuan seseorang hanya dari usianya. Berikan ruang untuk berlatih, bertumbuh, dan berprestasi.
Keluarga besar MI NW Sukamulia pun berharap prestasi Aulia menjadi inspirasi bagi peserta didik lainnya untuk berani mengembangkan potensi masing-masing.
Hari ini Aulia berdiri di podium. Besok, bukan tidak mungkin namanya kembali berkibar di level yang lebih tinggi.
Terus berlari, Aulia!
Podium hari ini adalah awal dari mimpi-mimpi yang lebih besar.
”Tim Editor ”














