Nagrek, Kabupaten Bandung | Penasilet.com – Kecelakaan maut kembali merenggut nyawa di Jalan Nasional III 206, Nagrek, Kabupaten Bandung, pada Kamis (5/7/2024) dini hari sekitar pukul 05.00 WIB. Satu pengendara motor tewas di tempat dan satu lainnya mengalami luka berat setelah menabrak truk yang sedang kempes ban dan terpasang dongkrak di bengkel.
Kejadian ini telah dikonfirmasi oleh Kanit Lantas Polsek Nagrek, AKP Iwan Setiawan. Namun, saat wartawan mencoba menemui Kapolsek Nagrek, Kompol Sumartono, di kantornya untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut, ia tidak merespon.
Wartawan yang enggan disebutkan namanya tersebut mengatakan bahwa ia telah menunggu di kantor Polsek Nagrek selama lebih dari 30 menit, namun Kapolsek Nagrek tidak menunjukkan sinergitas untuk menemui awak media.
“Saya sudah menunggu di sini lebih dari 30 menit, tapi Kapolsek Nagrek tidak mau menemui saya,” ujar wartawan tersebut.
Wartawan tersebut juga mengatakan bahwa ia ingin menanyakan beberapa hal terkait kecelakaan maut tersebut, seperti kronologi kejadian, identitas korban, dan langkah-langkah yang diambil oleh pihak kepolisian.
“Saya ingin menanyakan beberapa hal terkait kecelakaan maut ini, tapi Kapolsek Nagrek tidak mau memberikan keterangan,” ungkap wartawan tersebut.
Sikap Kapolsek Nagrek yang tidak mau menemui wartawan ini menimbulkan kecurigaan dan spekulasi di masyarakat. Beberapa orang menduga bahwa Kapolsek Nagrek berusaha menyembunyikan sesuatu.
“Ada apa ini? Kenapa Kapolsek Nagrek tidak mau menemui wartawan? Apakah ada yang disembunyikan?” tanya salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Kasus ini menjadi pengingat bagi para pejabat publik untuk selalu terbuka dan transparan kepada masyarakat. Masyarakat berhak mendapatkan informasi yang akurat dan terpercaya tentang peristiwa yang terjadi di sekitar mereka.
Wartawan dan masyarakat mempertanyakan sikap Kapolsek Nagrek yang tidak terbuka dan transparan.
(Is).














