Mau tahu klik link👇👇👇
PENASILET.COM – TANJUNGSARI BOTIM | Insiden tenggelamnya Muhamad Fajriansyah siswa kelas V (Lima) Madrasah Ibtidaiyah Manba’ul Islamiyah Pasirtanjung yang meninggal dunia karena tenggelam pada Kamis. 3 Oktober 2024 kemarin di sungai Cibe’et.
“Menurut para saksi di lokasi tempat kejadian perkara (TKP)- Muhammad Fajriansyah (12) bersama Tiga rekanya minta ijin ke guru pembimbing kegiatan mau berenang di aliran sungai Cibeet, Yana Warsidi Supriatna menuturkan- Ya waktu itu Almarhum Muhamad Fajriansyah bersama tiga temannya bilang mau mandi di sungai Cibe’et memang waktu itu cuaca sangat panas kata saya ,jangan yaa karena saya khawatir meski ini musim kemarau sungai Cibe’et memang surut tapi kami tidak izinkan korban bersama temannya untuk mandi / berenang.”Terangnya (4/10).
,”Lanjut Yana biasa disapa – Tidak taunya saat kami sama yang siswa lainnya meneruskan jalan maksud mau arah pulang namun kami tidak ke jalan awal lagi motong supaya tidak terlalu jauh tiba – tiba ada yang teriak kalau Almarhum Muhamad Fajriansyah bersama tiga rekannya tenggelam di muara tempatnya mandi. Lalu kami bersama guru – guru pembimbing yang lainnya termasuk ada warga sekitar situ bergegas menolong korban. Yang tiga selamat dan Almarhum selama lebih kurang 20 menit kami lakukan pencarian baru ketemu kami Evakuasi namun takdir berkata lain Muhamad Fajriansyah tidak tertolong padahal sudah kami lakukan berbagai cara.”Kata Yana.
Masih dilokasi yang sama Muhamad Faijul Zaman Kepsek MI Manba’ul Islamiyah Pasirtanjung yang dikonfirmasi awak media sejauh mana tanggung jawab pihak sekolah terhadap korban dan keluarga Almarhum Muhamad Fajriansyah memberikan Klarifikasi- Alhamdulillah pihak kami dari sekolah hari itu juga sudah menemui pihak keluarga korban Ayah dan ibu Almarhum dan disaksikan pihak Polsek Tanjungsari Alhamdulillah proses mediasi berjalan lancar dan pihak orang tua Almarhum yaitu bapak- Edi Junaedi ayah korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan takdir Allah Swt yang sudah digariskan untuk semua makhluknya.”Tutur Faijul Zaman.
,”Dan kami dari pihak sekolah (MI) Manba’ul Islamiyah Pasirtanjung memberikan atensi penuh sebagai bentuk turut berbela sungkawa kepada keluarga Almarhum Muhamad Fajriansyah dan selama 7 hari takjiah / Tahlilan mendoakan Almarhum itu kami sepakat akan perhatikan segala sesuatunya.
H. Acu pemilik MI berharap dengan sudah adanya mediasi dan kesepakatan dengan pihak keluarga Almarhum Muhamad Fajriansyah dengan didasari kesadaran menerima takdir, musibah dan disaksikan pihak keluarga korban dan juga pihak berwajib dan juga bapak Kepala Desa , Babinsa , Bhabinmas Desa Tanjungrasa serta bapak Kapolsek Tanjungsari disitu juga ada tanda tangan diatas materai dari orang tua Almarhum semua selesai. Jadi kami berharap tidak ada yang memblow up / membesar – besarkan masalah ini dari siapapun dan dari manapun untuk memanfaatkan situasi karena sudah selesai.”Tandasnya.
|Mco














