GARUT,Penasilet.com – Persatuan Artis Dangdut dan Musisi Indonesia (PADMI) Kabupaten Garut, Jawa Barat, bersiap menggelar Audisi Lagu Dangdut Original 2026 pada 21–22 Oktober 2026. Ajang ini menjadi langkah strategis untuk menjaring talenta dangdut potensial sekaligus membuka jalan bagi penyanyi daerah menuju panggung nasional.
Audisi tersebut akan berlangsung selama dua hari di Bale Paminton DKG, Jalan Ahmad Yani Nomor 30, Kabupaten Garut. Kegiatan ini diharapkan menjadi wadah bagi para penyanyi dangdut untuk menunjukkan kemampuan, karakter vokal, serta orisinalitas dalam bermusik.
Ketua Pelaksana, Ikhsan Muslim, mengatakan audisi tersebut tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, tetapi juga bagian dari upaya melahirkan bintang dangdut yang mampu bersaing di tingkat nasional.
“Agenda utama kita adalah mencari bintang radio dan televisi yang lahir dari Garut. Kita ingin menunjukkan bahwa Garut punya banyak penyanyi dangdut original yang berkualitas dan berkarakter,” ujar Ikhsan Muslim dalam keterangannya kepada Wartawan, Sabtu (17/10/2026).
Menurutnya, potensi seni dan musik dangdut di Garut perlu mendapatkan ruang pengembangan yang lebih luas agar para penyanyi lokal memiliki kesempatan untuk berkembang, meningkatkan kualitas, dan meniti karier secara profesional.
Sementara itu, Ketua PD PADMI Garut, Darmawan Chaniago, menegaskan bahwa kehadiran PADMI di Kabupaten Garut merupakan bagian dari upaya menghidupkan kembali organisasi sekaligus memperkuat ekosistem musik dangdut dan para pelaku seni setempat.
“PADMI bukan wajah baru, tapi kembali lahir di Garut. Kami hadir kembali untuk membangkitkan ekosistem dangdut dan musisi di Garut agar lebih profesional, solid, dan sejahtera,” tegas Darmawan.
Ia menjelaskan, PD PADMI Garut akan bersinergi dengan PADMI Pusat dalam menjalankan berbagai program organisasi, termasuk pembinaan artis, perlindungan hak atas karya, serta perluasan akses bagi talenta daerah untuk tampil di panggung nasional.
“Kami akan bersinergi penuh dengan PADMI Pusat. Semua program pusat akan kita implementasikan di Garut, mulai dari pembinaan artis, perlindungan hak karya, hingga membuka akses panggung nasional bagi talenta daerah,” jelasnya.
Darmawan menilai, pelaksanaan Audisi Lagu Dangdut Original 2026 menjadi salah satu langkah awal untuk mewujudkan tujuan tersebut. Para peserta terbaik nantinya diharapkan dapat mewakili Kabupaten Garut untuk mengikuti kompetisi di tingkat nasional melalui PADMI Pusat.
“Kami ingin Garut tidak hanya menjadi penonton, tapi menjadi pemasok bintang dangdut nasional,” pungkasnya.
DKG Apresiasi Kehadiran PADMI Garut
Dukungan terhadap kebangkitan organisasi dan pengembangan musik dangdut di Kabupaten Garut juga disampaikan Ketua Dewan Kesenian Garut (DKG), Drs. Agus Obar.
Saat ditemui di Gedung Bale Paminton, Agus Obar menyampaikan apresiasi atas kehadiran kembali PADMI di Garut. Ia berharap organisasi tersebut dapat menjadi wadah pilihan bagi para insan seni, khususnya mereka yang memiliki bakat di bidang musik dan lagu dangdut.
“Kita sangat mengapresiasi dan mendukung hadirnya PADMI di Garut, dan berharap bisa menjadi pilihan bagi insan seni, terutama yang berbakat di musik dan lagu dangdut. Ke depannya akan kami bimbing dan pantau program kerja PADMI Garut,” ujar Agus Obar.
Dalam kesempatan tersebut, Agus Obar didampingi Sekretaris Umum Dewan Kesenian Garut, Asep Waro.
Dukungan DKG diharapkan dapat memperkuat sinergi antara organisasi profesi musik dan lembaga kesenian daerah dalam mendorong tumbuhnya ekosistem seni yang lebih produktif dan berkelanjutan.
Melalui Audisi Lagu Dangdut Original 2026, PD PADMI Garut berharap semakin banyak penyanyi berbakat memperoleh kesempatan untuk berkembang dan menunjukkan kemampuan mereka. Lebih dari sekadar kompetisi, kegiatan ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi lahirnya penyanyi dangdut asal Garut yang mampu menembus panggung nasional.(Wan Chan).
Editor: Tamrin














