MUSI BANYUASIN,Penasilet.com – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Pemkab Muba), Sumatera Selatan, mengimbau seluruh pimpinan perusahaan, badan usaha milik daerah (BUMD), kontraktor, hingga pelaku usaha yang beroperasi di wilayah Muba untuk segera berpartisipasi dalam Program Pemagangan Lulusan Perguruan Tinggi Batch 3 Angkatan II Tahun 2026 melalui platform MagangHub Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker RI).
Ajakan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan dunia usaha dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), memperluas akses pengalaman kerja, serta mendorong penyerapan tenaga kerja lokal.
Pemkab Muba berharap perusahaan yang berinvestasi dan menjalankan kegiatan usaha di daerah ini tidak hanya berorientasi pada aktivitas ekonomi, tetapi juga berkontribusi nyata dalam menyiapkan generasi muda Musi Banyuasin agar memiliki keterampilan, pengalaman, dan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri.
Bupati Muba Ajak Perusahaan Beri Kesempatan kepada Generasi Muda
Bupati Musi Banyuasin, HM Toha Tohet, menegaskan pentingnya keterlibatan aktif seluruh perusahaan dalam mendukung pengembangan SDM lokal melalui program pemagangan tersebut.
Menurutnya, potensi sumber daya alam yang dimiliki Kabupaten Musi Banyuasin harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas SDM dan terbukanya kesempatan kerja bagi masyarakat setempat.
“Kami mengimbau dan mengajak seluruh pimpinan perusahaan yang berinvestasi di Musi Banyuasin untuk ambil bagian dalam program MagangHub ini. Daerah kita kaya, dan kekayaan ini harus dirasakan manfaatnya oleh generasi muda Muba. Melalui program pemagangan ini, kita buka peluang selebar-lebarnya bagi putra-putri Musi Banyuasin agar bisa masuk ke dunia kerja, belajar, dan menjadi tenaga kerja profesional di daerahnya sendiri,” ujar Bupati HM Toha Tohet, Jum’at (16/10/2026).
Ia berharap partisipasi perusahaan dapat membuka ruang yang lebih luas bagi lulusan perguruan tinggi asal Muba untuk memperoleh pengalaman kerja nyata sekaligus meningkatkan daya saing sebelum memasuki dunia kerja secara profesional.
Wabup: Sinergi Pemerintah dan Dunia Usaha Harus Diperkuat
Senada dengan Bupati, Wakil Bupati Musi Banyuasin, Abdur Rohman Husen, menekankan bahwa kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan sektor usaha merupakan salah satu faktor penting dalam menciptakan kesempatan kerja yang berkelanjutan.
Ia meminta perusahaan memanfaatkan program tersebut sebagai kesempatan untuk mengenali, membina, dan mempersiapkan talenta lokal sesuai kebutuhan masing-masing sektor usaha.
“Peluang magang ini harus dimanfaatkan secara optimal oleh perusahaan untuk menyerap tenaga kerja lokal. Ini bukan sekadar program rutin, tetapi bentuk komitmen bersama untuk mencetak generasi unggul Muba yang berdaya saing tinggi serta siap menjawab tantangan kebutuhan industri saat ini,” kata Wabup Abdur Rohman Husen.
Pemkab Muba berharap perusahaan tidak sekadar memenuhi kebutuhan operasionalnya, tetapi juga ikut mengambil bagian dalam proses pembinaan tenaga kerja lokal agar generasi muda memiliki kesempatan berkembang dan berkarier di daerah sendiri.
Disnakertrans Muba Jelaskan Manfaat Program bagi Perusahaan
Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Musi Banyuasin, Herryandi Sinulingga, A.P., menjelaskan bahwa program pemagangan melalui MagangHub memberikan sejumlah manfaat bagi perusahaan sekaligus mendukung kebijakan pemberdayaan dan penempatan tenaga kerja lokal.
Menurutnya, keikutsertaan perusahaan dalam program ini juga sejalan dengan upaya implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Musi Banyuasin Nomor 2 Tahun 2020 tentang Pemberdayaan dan Penempatan Tenaga Kerja Lokal.
Melalui program tersebut, perusahaan diharapkan semakin aktif memberikan kesempatan kepada putra-putri daerah, khususnya lulusan perguruan tinggi, untuk memperoleh pengalaman kerja yang relevan dengan bidang pendidikan dan kebutuhan industri.
Herryandi juga menjelaskan bahwa berdasarkan skema program yang disampaikan, pembiayaan pemagangan selama enam bulan ditanggung oleh pemerintah pusat melalui Kemnaker RI.
Komponen pembiayaan tersebut meliputi:
1. Uang saku peserta, dengan besaran sesuai ketentuan program dan setara upah minimum selama enam bulan.
2. Iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi peserta selama mengikuti program.
3. Sertifikasi kompetensi BNSP bagi peserta sesuai ketentuan program.
Dengan skema tersebut, perusahaan memperoleh kesempatan untuk mengenali dan membina calon tenaga kerja tanpa harus menanggung komponen pembiayaan utama yang telah dialokasikan pemerintah pusat.
Selain itu, perusahaan berpeluang menjaring lulusan perguruan tinggi dari jenjang sarjana, diploma, dan pendidikan profesi yang memenuhi persyaratan program. Para peserta dapat menjadi sumber talenta potensial yang dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja perusahaan pada masa mendatang.
“Dengan adanya penjaminan biaya penuh dari pemerintah pusat, tidak ada lagi alasan bagi perusahaan di Muba untuk tidak membuka peluang magang bagi anak-anak daerah kita. Waktu pendaftaran di MagangHub tinggal seminggu lagi, yakni 28 September–22 Oktober 2026, jadi kami minta seluruh manajemen perusahaan segera memproses pendaftarannya,” tegas Herryandi Sinulingga, A.P.
Perusahaan Diminta Segera Melakukan Pendaftaran
Disnakertrans Muba mengimbau perusahaan yang berminat agar segera menyiapkan dokumen dan melengkapi persyaratan administrasi sebelum batas akhir pendaftaran.
Adapun alur pendaftaran perusahaan melalui program MagangHub adalah sebagai berikut:
1. Melalui aplikasi SIAPkerja: Unduh aplikasi SIAPkerja melalui Play Store, kemudian akses fitur MagangHub.
2. Melalui portal resmi: Kunjungi portal MagangHub Kemnaker RI di maganghub.kemnaker.go.id
3. Lengkapi data perusahaan: Pastikan data Wajib Lapor Ketenagakerjaan Perusahaan (WLKP) telah diisi sesuai ketentuan untuk mendukung proses verifikasi administrasi.
Perusahaan juga diimbau memeriksa kembali persyaratan, jadwal, dan ketentuan teknis yang berlaku pada portal resmi Kemnaker RI sebelum menyelesaikan pendaftaran.
Momentum Memperkuat Kesempatan Kerja Lokal
Pemkab Muba menegaskan bahwa keberhasilan program pemagangan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh pihak, terutama perusahaan yang menjalankan kegiatan usaha di wilayah Musi Banyuasin.
Partisipasi dunia usaha diharapkan tidak berhenti pada proses pendaftaran, tetapi berlanjut melalui penyediaan lingkungan kerja yang mendukung pembelajaran, peningkatan keterampilan, dan pengembangan kompetensi peserta.
Melalui sinergi tersebut, Pemkab Muba berharap semakin banyak lulusan perguruan tinggi asal daerah memperoleh kesempatan memasuki dunia kerja, memahami kebutuhan industri, dan meningkatkan peluang untuk berkarier secara profesional.
Disnakertrans Muba mengajak seluruh perusahaan agar segera mengambil bagian dalam program MagangHub Kemnaker RI. Kesempatan ini diharapkan menjadi langkah konkret untuk memperkuat kualitas SDM, memperluas akses pengalaman kerja, dan meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal di Kabupaten Musi Banyuasin.(Red).
Editor: Tamrin














