PALEMBANG,Penasilet.com – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus mendorong terciptanya hubungan industrial yang kondusif, transparan, dan berkeadilan.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui Forum Komunikasi Personel Security yang digelar Medco E&P Grissik Ltd. bersama Disnakertrans Muba, Rabu (30/9/2026), di Kantor PT Satria Raksa Buminusa, Palembang.
Kepala Disnakertrans Muba, Herryandi Sinulingga, AP, hadir langsung membuka sekaligus memimpin forum yang menjadi ruang dialog antara manajemen perusahaan, mitra kerja, dan perwakilan personel security.
Forum tersebut digelar sebagai tindak lanjut atas Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IV DPRD Kabupaten Muba, khususnya untuk menyampaikan tanggapan resmi Medco E&P Grissik Ltd. sekaligus menyamakan pemahaman mengenai skema kerja dan ketentuan ketenagakerjaan bagi personel security.
Dalam arahannya, Herryandi menekankan pentingnya komunikasi dua arah serta penyelesaian persoalan ketenagakerjaan melalui mekanisme dialog dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.
“Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melalui Disnakertrans mengapresiasi langkah proaktif Medco E&P Grissik Ltd. bersama mitra kerja dan perwakilan personel security. Hubungan industrial yang sehat membutuhkan keterbukaan informasi, ruang diskusi konstruktif, serta kepatuhan bersama terhadap regulasi ketenagakerjaan,” ujar Herryandi, Rabu (30/9/2026).
Menurutnya, pemerintah hadir untuk memastikan hak dan kewajiban pekerja maupun perusahaan dapat berjalan secara seimbang sehingga tercipta lingkungan kerja yang aman, produktif, dan harmonis.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Disnakertrans Muba Juanda, serta jajaran mediator Mariono dan Panji.
Dari pihak Medco E&P Grissik Ltd., hadir Senior Manager Field Relations & Security Corridor Henry Raya, bersama Mulkan dan jajaran lainnya. Sementara dari unsur personel security hadir Koordinator Perwakilan Security Karnain bersama perwakilan pekerja.
Dalam sesi pemaparan, Henry Raya menjelaskan skema kerja personel security sekaligus memberikan tanggapan terhadap sejumlah poin yang sebelumnya menjadi pembahasan dalam RDP DPRD Muba.
Dialog kemudian berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab yang melibatkan manajemen perusahaan, personel security, dan tim Disnakertrans Muba.
Untuk memperkuat pemahaman pekerja mengenai hak dan kewajiban, Disnakertrans Muba juga memberikan materi mengenai regulasi ketenagakerjaan serta pentingnya kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku.
Forum ditutup dengan penandatanganan berita acara/notulen kesepakatan bersama oleh perwakilan peserta dan manajemen Medco E&P Grissik Ltd., disaksikan langsung jajaran Disnakertrans Muba.
Melalui forum tersebut, seluruh pihak sepakat mengedepankan komunikasi, musyawarah, serta peraturan dan ketentuan yang berlaku dalam menyelesaikan persoalan ketenagakerjaan.
Langkah tersebut diharapkan dapat memberikan kepastian dan kenyamanan bagi personel security sekaligus mendukung terciptanya iklim investasi yang kondusif di Kabupaten Musi Banyuasin.
“Kita sepakat mengedepankan peraturan dan ketentuan yang berlaku untuk melindungi pekerja sekaligus memberikan kenyamanan berinvestasi di daerah kita, Musi Banyuasin.”
Muba Maju Lebih Cepat! (Red)
Editor: Tamrin














