Pj Bupati Muba Akan Segera Membuat Kebijakan Tindaklanjuti Tuntutan Aksi Massa Pecah Beling

SEKAYU,Penasilet.com – Ratusan masyarakat bersama Aktivis Musi Banyuasin, dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gebrak Sriwijaya, tergabung dalam perkumpulan Pecah Beling menggelar aksi damai didepan kantor Inspektorat dan Kantor Bupati Musi Banyuasin, Selasa, (28/05/2024).

Massa aksi sebelumnya berkumpul di stadion Serasan Sekate lalu massa memadati jalan Protokol Kolonel Wahid Udin Sekayu melakukan long march menuju Kantor Inspektorat Musi Banyuasin (MUBA) untuk menyampaikan tuntutannya.

Saat didepan Kantor Inspektorat, massa mempertanyakan tindaklanjut kasus dugaan pelecehan seksual oleh oknum Plt Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Muba.

“Kami lakukan aksi ini guna mempertanyakan sudah sejauh mana tindakan yang diambil oleh pihak Inspektorat Muba terhadap terjadinya kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh Plt Kadis Koperasi,” kata Azmi ketua LSM. Gebrak Sriwijaya.

Menurut Azmi kasus ini harus ada tindakan tegas pihak Inspektorat Muba agar hal yang sangat mencoreng birokrasi serta mencoreng nama baik Muba baik di kalangan wilayah provinsi Sumatera Selatan maupun secara Nasional.

“Bila kasus ini tidak di selesaikan bukan hal yang mustahil Muba ini mendapatkan sebutan kabupaten ladang mesum, jadi kami harap kepada Inspektorat selaku Aparat pengawas kinerja ASN di lingkungan Pemkab Muba, hendaknya segera mengambil sikap tegas agar kasus seperti ini tidak terulang lagi,” ucap Azmi.

Menanggapi tuntutan massa aksi pihak Inspektorat Muba menyampaikan bahwa kedua bela pihak telah dilakukan pemanggilan untuk di mintai keterangan.

“Kedua bela pihak sudah kami di hari yang sama hanya berbeda jam saja dan itu ada berita acaranya,” ungkap pihak Inspektorat Muba yang menemui massa aksi.

Massa aksi dari Perkumpulan Pecah Beling saat berorasi di depan Kantor Bupati Muba

Seusai melakukan aksi di kantor Inspektorat massa menuju ke Kantor Bupati Musi Banyuasin, setiba di depan kantor Bupati massa aksi langsung menyampaikan tuntutan aksi.

Dalam dalam aksi kali ini bertindak sebagai orator terdiri dari Azmi, Andip, Megi, dan Ismairin dalam orasinya meminta kepada Pj Bupati Muba H.Sandi Fahlevi agar segera mengambil tindakan tegas terhadap Plt Kepala Dinas Koperasi dan UMKM yang di duga melakukan pelecehan seksual kepada pegawai honorer di Kantor Dinas Koperasi dan UMKM Muba.

Tak selang lama massa aksi berorasi di temui oleh Pj Bupati Muba dan langsung digelar pertemuan di ruang rapat Pemkab Muba.

Selaku pimpinan Rapat Pj Bupati Muba H Sandi Fahlevi dalam sambutannya, menyampaikan bahwa dirinya beserta pihak terkait lainnya sudah menindaklanjuti gejolak tersebut.

Dirinya juga menyampaikan sikap dan kebijakan yang diambil pasti dengan seadil-adilnya, karena menurutnya permasalahan ini harus betul-betul diamati sehingga tidak merugikan kedua belah pihak.

“Bapak/ibu tolong berikan saya waktu untuk menyelesaikan persoalan ini, karena ini adalah birokrasi tidak serta mertah saya langsung mengambil keputusan. Percayalah saya tidak akan berpihak, salah tetap salah dan benar tetap akan benar. saya akan melakukan keputusan terbaik dari masalah ini,”katanya.

“Ini wujud rasa kepedulian saya. Mari kita jaga kondusifitas wilayah Kabupaten Muba yang kita cintai ini, dan semoga gejolak ini segara terselesaikan dengan baik,”ungkap Pj Bupati Muba.

Sementara dari pihak perwakilan peserta aksi berharap Pj Bupati Muba mengambil keputusan dan tindakan yang sebaik-baiknya, sesuai dengan aturan dan hukum yang berlaku.

“Kami sangat apresiasi atas sambutan yang sangat baik dari Pj Bupati Muba H Sandi P
Fahlevi dan harapan kami juga bapak Pj Bupati dapat menyelesaikan persoalan yang diduga dilakukan oleh Plt. Kepala Dinas Koperasi ini segera dituntaskan dengan kebijakan dan keputusan yang seadil-adilnya,” tutur Azmi mengakhiri penyampaiannya.
“(Red)”.
Editor: Tamrin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!