MUSI BANYUASIN,Penasilet.com – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Pemkab Muba) memperkuat langkah strategis pengendalian inflasi daerah dengan mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 yang digelar Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia secara virtual, Selasa (3/3/2026).
Kegiatan yang diikuti dari Ruang Rapat Serasan Sekate, Sekretariat Daerah Kabupaten Muba ini menjadi bagian dari konsolidasi nasional dalam menjaga stabilitas harga pangan, memperkuat ketahanan pangan daerah, serta memastikan sinergi kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah di tengah dinamika ekonomi yang terus berkembang.
Bupati Muba, H M Toha Tohet, diwakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Muba, Alva Elan SST MPSDA, hadir bersama jajaran kepala perangkat daerah terkait untuk mengikuti arahan strategis pemerintah pusat.
Peran Daerah Jadi Kunci Pengendalian Inflasi
Rakor dibuka secara resmi dan dilanjutkan dengan pemaparan Sekretaris Jenderal Kemendagri, Tomsi Tohir, yang menekankan pentingnya peran aktif pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok.
Menurutnya, pengendalian inflasi bukan semata tanggung jawab pemerintah pusat, melainkan membutuhkan langkah konkret dari daerah melalui penguatan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), pemantauan harga secara berkala, hingga intervensi pasar apabila terjadi lonjakan harga yang signifikan.
Ia juga mengingatkan bahwa dinamika ekonomi global dan potensi fluktuasi harga pangan harus diantisipasi dengan respons cepat serta kebijakan yang terukur di tingkat daerah agar daya beli masyarakat tetap terjaga.
Selain membahas strategi pengendalian inflasi tahun 2026, rakor turut mengevaluasi dukungan pemerintah daerah terhadap percepatan pembangunan program 3 juta rumah sebagai bagian dari program strategis nasional.
Pemerintah daerah didorong untuk mempercepat penyediaan lahan, mempermudah proses perizinan, serta melakukan sinkronisasi kebijakan agar target pembangunan perumahan dapat terealisasi sesuai rencana.
Dalam kesempatan yang sama, disosialisasikan pula penyelenggaraan jaminan produk halal guna memberikan kepastian hukum bagi pelaku usaha sekaligus meningkatkan daya saing produk daerah di pasar nasional dan internasional.
Komitmen Jaga Stabilitas dan Ketahanan Pangan
Asisten II Setda Muba, Alva Elan, menegaskan bahwa Pemkab Muba berkomitmen menjaga stabilitas harga dan ketahanan pangan sebagai langkah strategis menekan laju inflasi daerah.
“Di bawah kepemimpinan Bupati H M Toha Tohet SH dan Wakil Bupati Kyai Abdur Rohman Husen, Pemkab Muba terus memperkuat koordinasi lintas sektor untuk memastikan ketersediaan bahan pokok, distribusi berjalan lancar, serta pengawasan harga di pasar tetap optimal,” ujarnya.
Ia menambahkan, partisipasi aktif dalam rakor nasional tersebut merupakan wujud komitmen daerah untuk selaras dengan kebijakan pemerintah pusat sekaligus memastikan implementasi program prioritas berjalan efektif dan terukur.
“Kami berharap stabilitas ekonomi daerah tetap terjaga, daya beli masyarakat terlindungi, serta pembangunan sektor perumahan dan penguatan produk halal dapat berjalan optimal,” pungkasnya.(Red).
Editor: Tamrin














