Oknum Preman Ngaku Wartawan Ancam Jurnalis Lewat Telepon, Korban Minta Aparat Bertindak Tegas

KAPUAS,Penasilet.com – Aksi arogan kembali dilakukan oleh WL, seorang oknum preman yang mengaku sebagai wartawan. Pada Selasa pagi, 5 Agustus 2025, WL diduga mengancam seorang jurnalis vokal melalui sambungan telepon WhatsApp dengan kata-kata kasar disertai ancaman pembunuhan. Insiden ini terjadi secara tiba-tiba saat korban tengah bersantai bersama suami dan anak-anaknya di rumah.

Korban dan keluarganya merasa sangat terganggu dan terancam. YN, suami sang jurnalis, menyatakan keberatannya dan meminta pihak kepolisian segera bertindak tegas terhadap WL.

“Tak ada hujan, tak ada angin, tiba-tiba dia menelepon via WhatsApp, melontarkan kata-kata kotor dan mengancam akan membunuh istri saya. Ini menyangkut nyawa,” ungkap YN kepada tim redaksi, Selasa (5/8/2025).

Dari keterangan YN, ancaman WL diduga dilatarbelakangi dendam pribadi dan sakit hati terhadap sang jurnalis. WL bahkan sempat mengucapkan kalimat intimidatif:

“Tunggu aja, kamu. Di mana pun kita bertemu, kubunuh kau.”

Selain membuat resah keluarga, tindakan WL juga dinilai telah mencoreng citra profesi wartawan. YN menegaskan bahwa WL kerap menggunakan atribut pers untuk meminta-minta di berbagai daerah, bahkan disebut-sebut sering mencatut nama istrinya untuk kepentingan pribadi.

Sejumlah rekan jurnalis turut membenarkan bahwa WL kerap menunjukkan perilaku kasar, termasuk dalam rumah tangganya. Ia disebut pernah melakukan kekerasan terhadap istrinya dan bahkan telah dilaporkan ke Polsek Mandau Telawang Sei Hanyo, Kecamatan Kapuas Hulu, Kabupaten Kapuas.

Pemilik media Penasilet, Januardi Manurung, juga angkat bicara dan mengecam keras tindakan WL.

“Ancaman terhadap jurnalis, apalagi dengan nada pembunuhan, adalah tindakan pengecut. Jika ada hal yang tak mengenakkan menimpa wartawan saya, saya akan turun langsung,” tegas Januardi Manurung.

Januardi Manurung juga meminta pihak kepolisian segera menangkap dan memproses hukum WL sesuai ketentuan yang berlaku, baik atas ancaman terhadap jurnalis maupun dugaan kekerasan dalam rumah tangga.

“Preman berkedok wartawan ini sudah sangat meresahkan. Ancaman pembunuhan bukan hal sepele. Tangkap WL!,” pungkas Januardi Manurung.

Pihak keluarga berharap aparat penegak hukum segera bergerak cepat sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Keamanan dan keselamatan jurnalis adalah tanggung jawab bersama, demi menjaga marwah profesi dan kebebasan pers.

“(Irawatie)”.

Editor: Tamrin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!