Penasilet.com – Cariu Botim| Viral pemberitaan di Sekolah Menengah Kejuruan Negri 1 Cariu (SMKN) terkait papan kegiatan pembangunan disekolah tersebut yang tidak terpampang.
Padahal papan projek sebagai sarana publikasi pembangunan yang menggunakan anggaran pemerintah kepada masyarakat sebagai bentuk transparasi pengguna anggaran baik itu instansi pemerintah pusat , Provinsi dan Kabupaten.
“Namun lain halnya dengan pihak SMKN 1 Cariu pembangunan sudah berjalan 2 Bulan papan projek ( Kegiatan ) tidak dipasang dengan alasan menurut Ade Sopiyan guru bagian sarana prasarana/ Sapras kami banyak kerjaan dan lupa. Aneh padahal di sekolah tersebut jelas ada struktur ada Kepala Sekolah dan yang lainnya bukan hanya seorang Ade saja.
Saat di konfirmasi awak media Penasilet di ruangan sekolah SMKN 1 Cariu Ade Sopiyan menuturkan bahwa pembangunan yang dilaksanakan di sekolah SMKN 1 Cariu itu program SMK Pusat Keunggulan (PK) Dari Kemendikbud – Ristek, anggarannya kuran lebih 1’miliar untuk membangun sarana dan peralatan penunjang.”Ungkapnya.(21/8).
Ada kejanggalan dari pembangunan tersebut karena pengerjaan bangunan juga diswakelolakan berarti pihak ketiga yang mengerjakan sifatnya diborongkan, ketika bicara swakelola harusnya ada pemberdayaan warga sekitar menurut informasi yang didapat awak media pekerja dari luar wilayah Desa Babakan Raden/ Cariu.
Hingga berita bermunculan pihak sekolah belum ada tanggapan serius dan klarifikasi yang jelas berapa anggaran yang digunakan sumbernya dari mana dan siapa PT / CV apa yang mengerjakan. Apalagi dalam aturan program SMK PK tercantum ada pendampingan dari PT, yang memenuhi kriteria, karena tujuannya program tersebut nantinya supaya lulusan SMK mampu bekerja / siap kerja di sektor industri ketika lulus.
,”Hal tersebut menjadi sorotan aktivis Januardi Manurung dari LSM- Gerhana Jawabarat. Itu sudah tidak transparan pihak SMKN 1 Cariu karena masa sudah 2 bulan papan informasi kegiatannya belum ada dengan alasan pihak sekolah banyak kerjaan dan lupa ini lucu buat saya.”Ujar Manurung melalui pesan WhatsApp nya.(23/8).
Lanjut dia- Harusnya ketika sudah mulai pengerjaan itu sudah terpasang papan kegiatannya sekarang Ade beralibi banyak kerjaan dan lupa memangnya disekolah itu cuma ada Ade seorang , kan ada tim nya karena itu kan projek yang anggarannya tidak sedikit pasti ada tim pelaksananya, sebagai pengawas siapa disitu juga ada Kepsek, mungkin komite kan begitu. Kalau mereka mau transparan jangan ketika di datangi media baru sibuk baru dipasang kan tidak begitu seharusnya.Tukasnya.
Informasi selanjutnya dari pihak pemerintah Desa Babakan Raden belum mendapatkan informasi adanya pembangunan di SMK- Negri I Cariu baik secara langsung maupun telepon / Surat.|tim














