Warga Peninggalan Keluhkan Jalan Pasar Penuh Lubang dan Genangan, Dinilai Membahayakan Pengguna Jalan

MUSI BANYUASIN,Penasilet.com – Kondisi Jalan Pasar Peninggalan kembali menjadi sorotan warga. Ruas jalan yang menjadi akses utama aktivitas ekonomi masyarakat itu dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah dengan banyak lubang besar yang dipenuhi genangan air. Situasi tersebut dinilai membahayakan pengguna jalan sekaligus menghambat aktivitas warga dan pedagang di kawasan pasar.

Sejumlah warga mengaku kecewa karena kerusakan jalan sudah berlangsung cukup lama, namun hingga kini belum terlihat adanya penanganan serius dari pihak terkait. Saat hujan turun, lubang-lubang di badan jalan tertutup genangan air sehingga pengendara sulit membedakan mana jalan yang masih layak dilalui dan mana yang rusak parah.

Seorang warga Peninggalan berinisial RS menilai kondisi tersebut sudah sangat memprihatinkan dan membutuhkan perhatian cepat dari pemerintah. Menurutnya, jalan pasar merupakan urat nadi perekonomian masyarakat yang setiap hari dipadati kendaraan roda dua, roda empat, hingga aktivitas bongkar muat barang.

“Kalau hujan, jalan berubah seperti kubangan. Banyak pengendara motor hampir jatuh karena lubangnya tertutup air. Ini bukan lagi kerusakan kecil, tapi sudah mengganggu keselamatan dan aktivitas masyarakat,” ujar RS kepada awak media, Kamis (21/5/2026).

RS juga mempertanyakan keseriusan pihak terkait dalam melakukan pengawasan dan perawatan infrastruktur jalan di wilayah Peninggalan dan Tungkal Jaya pada umumnya, dia menilai masyarakat selama ini hanya menerima janji tanpa realisasi nyata di lapangan.

“Kami berharap jangan hanya datang saat ada kepentingan atau seremonial saja. Lihat langsung kondisi jalan yang setiap hari dilalui masyarakat. Ini pasar, pusat aktivitas warga, bukan jalan sepi,” tegasnya.

Pantauan di lokasi menunjukkan beberapa titik jalan mengalami kerusakan cukup dalam. Genangan air tampak menutupi badan jalan, sementara kendaraan terpaksa melambat dan antre untuk menghindari lubang. Kondisi itu juga memicu kemacetan, terutama pada jam sibuk aktivitas pasar.

Warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan melakukan perbaikan permanen, bukan sekadar tambal sulam yang dinilai tidak bertahan lama. Mereka menegaskan bahwa infrastruktur jalan yang layak merupakan kebutuhan dasar masyarakat dan menjadi tanggung jawab pemerintah untuk memastikan keselamatan serta kelancaran aktivitas publik.

Hingga berita ini diterbitkan, warga masih menunggu langkah konkret dari instansi terkait guna mengatasi kerusakan Jalan Pasar Peninggalan yang dinilai semakin memburuk dari waktu ke waktu.”(Red)”.

Editor: Tamrin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!