Ibu di Muara Enim Laporkan Anak Hilang, Sempat Terdeteksi di Jakarta Timur

MUARA ENIM,Penasilet.com – Seorang ibu rumah tangga, Yuniarti (38), resmi melaporkan hilangnya sang anak, Naufal Zaki Febrian, ke Polres Muara Enim pada Senin (13/4/2026). Laporan tersebut tercatat dalam Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) Nomor: STTL/GANGGUAN/B/1/IV/2026/SPKT/Polres Muara Enim.

Dalam keterangan yang disampaikan kepada petugas, peristiwa ini bermula pada Sabtu, 4 April 2026 sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu, Naufal berpamitan kepada orang tuanya untuk pergi ke Pagar Alam bersama seorang temannya yang hingga kini belum diketahui identitasnya oleh pihak keluarga.

Dua hari kemudian, tepatnya Senin, 6 April 2026, korban sempat mengabari ibunya bahwa dirinya masih berada di wilayah Pagar Alam. Namun, situasi berubah menjadi mengkhawatirkan ketika pada Kamis malam di minggu yang sama, sekitar pukul 20.00 WIB, korban kembali menghubungi keluarga dan menyatakan telah berada di Jakarta.

“Korban mengabari bahwa dirinya sudah berada di Terminal Kampung Rambutan,” ujar Yuniarti dalam laporannya, Senin (13/4/2026).

Mendapat kabar tersebut, pihak keluarga segera meminta Naufal untuk kembali ke Muara Enim dengan menggunakan bus antarkota, seperti ALS atau Sinar Dempo. Upaya penjemputan dilakukan secara tidak langsung dengan memantau pergerakan korban melalui rekan-rekannya.

Salah satu rekan korban sempat menginformasikan bahwa Naufal telah dalam perjalanan pulang menggunakan bus Putra Pelangi. Namun, hingga berita ini diturunkan, korban belum juga tiba di kediamannya di Jalan KH Syeh Yahya, Kelurahan Muara Enim.

Pihak keluarga yang berdomisili di RT 006 RW 002 Kelurahan Muara Enim kini masih diliputi kecemasan. Mereka berharap masyarakat yang mengetahui keberadaan Naufal dapat segera melapor ke kantor kepolisian terdekat atau menghubungi pihak keluarga melalui nomor yang tercantum dalam laporan resmi.

Laporan tersebut diterima oleh IPDA Puryono, S.H., selaku Kanit SPKT I Polres Muara Enim, mewakili Kapolres Muara Enim. Aparat kepolisian diharapkan segera melakukan langkah-langkah penyelidikan serta koordinasi lintas wilayah, mengingat jejak terakhir korban terdeteksi berada di wilayah Jakarta Timur. “(Red)”.

Editor: Tamrin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!