Disnakertrans Muba Gandeng BP3MI Sumsel dan LPK Trijasa, Buka Pelatihan Gratis Bersertifikat untuk Kerja di Jepang dan Eropa

MUSI BANYUASIN,Penasilet.com – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) berkolaborasi dengan Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sumatera Selatan dan LPK Trijasa Palembang membuka program pelatihan kerja gratis bersertifikat bagi masyarakat yang ingin bekerja di luar negeri, khususnya Jepang dan Eropa.

Program ini ditujukan untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja lokal, memperluas peluang kerja internasional, serta menekan angka pengangguran terbuka di Kabupaten Muba. Peserta juga akan mendapatkan pendampingan agar proses penempatan kerja dilakukan melalui jalur resmi dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Kepala Disnakertrans Muba, Herryandi Sinulingga, A.P., mengatakan program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten dan mampu bersaing di pasar kerja global.

“Atas arahan Bapak Bupati HM Toha dan Wakil Bupati Abdur Rohman Husen, kita ingin anak muda Muba punya daya saing global. Kita kolaborasikan Disnakertrans Muba dengan BP3MI Sumsel untuk memastikan dari pelatihan sampai penempatan itu resmi, aman, dan terlindungi. Kita gandeng LPK Trijasa Palembang yang sudah berpengalaman memberangkatkan ke Jepang,” ujar Herryandi dalam keterangannya kepada Wartawan, Sabtu (24/10/2026).

Ia menjelaskan, terdapat empat bidang pelatihan yang dibuka, yakni caregiver atau pendamping lansia, housekeeping, pekerja perkebunan sawit, dan waiters.

Seluruh program pelatihan tersebut ditawarkan tanpa biaya pelatihan. Peserta juga memperoleh fasilitas berupa tempat tinggal atau mess, makan tiga kali sehari, uang saku selama pelatihan, pelatihan bahasa Jepang atau Inggris, sertifikat kompetensi, serta pendampingan hingga proses penempatan kerja.

“Semua gratis. Peserta mendapatkan fasilitas yang mendukung selama pelatihan, termasuk pembelajaran bahasa dan keterampilan sesuai bidang yang dipilih. Ini kesempatan bagi masyarakat Muba untuk meningkatkan kemampuan dan membuka peluang bekerja di luar negeri,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala BP3MI Provinsi Sumatera Selatan, Waydiansyah, S.Sos., menyambut baik kolaborasi tersebut. Menurutnya, persiapan kompetensi dan pemahaman mengenai prosedur penempatan menjadi bagian penting dalam melindungi calon pekerja migran Indonesia dari tindak pidana perdagangan orang (TPPO), penipuan, dan eksploitasi.

“Kami dari BP3MI Sumsel berkomitmen penuh melindungi dan menyiapkan Pekerja Migran Indonesia sejak tahap pelatihan. Kolaborasi dengan Disnakertrans Muba ini adalah model yang tepat. Kami pastikan calon pekerja migran asal Muba dibekali kompetensi, paham dasar hukum, skema penempatan resmi, dan peluang kerja yang tersedia sebelum berangkat,” kata Waydiansyah.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur tawaran bekerja ke luar negeri melalui jalur nonprosedural yang berpotensi menimbulkan persoalan hukum dan membahayakan keselamatan pekerja.

“Jangan tergiur berangkat nonprosedural. Melalui program ini, warga Muba akan kita siapkan agar bisa bekerja secara legal, profesional, dan berdaya saing di luar negeri. BP3MI akan mengawal pelindungan mulai dari pemberangkatan, selama bekerja, hingga pulang kembali ke daerah,” tambahnya.

Empat Bidang Pelatihan yang Dibuka

Adapun bidang pelatihan yang dapat dipilih calon peserta meliputi:

1. Caregiver, untuk pendampingan lansia.
2. Housekeeping, untuk pekerjaan kebersihan dan tata graha.
3. Pekerja Perkebunan Sawit, sesuai kebutuhan bidang perkebunan.
4. Waiters, untuk pelayanan makanan dan minuman.

Persyaratan dan Fasilitas Peserta

Program ini menyediakan fasilitas pelatihan tanpa biaya, pembelajaran bahasa dan keterampilan kerja, mess, makan tiga kali sehari, uang saku selama pelatihan, sertifikat kompetensi, serta pendampingan penempatan kerja melalui jalur resmi.

Calon peserta wajib menyiapkan persyaratan administrasi sebagai berikut:

1. Surat lamaran tulis tangan menggunakan HURUF KAPITAL, ditujukan kepada Pimpinan LPK Trijasa Palembang.
2. Curriculum Vitae (CV).
3. Fotokopi ijazah dan transkrip nilai terakhir.
4. Fotokopi KTP dan Kartu Keluarga (KK) Kabupaten Musi Banyuasin.
5. Kartu Pencari Kerja AK.1.
6. Pasfoto berwarna terbaru ukuran 4 × 6 sebanyak dua lembar.

Pendaftaran dibuka hingga 31 Oktober 2026. Berkas lamaran dapat disampaikan langsung ke Mall Pelayanan Publik pada booth Disnakertrans Muba atau melalui email penta.disnakertransmuba@gmail.com.

Hanya pelamar yang memenuhi kriteria yang akan dihubungi untuk mengikuti tahapan seleksi berikutnya.

Melalui program kolaborasi ini, Disnakertrans Muba berharap semakin banyak masyarakat memperoleh akses pelatihan berkualitas dan kesempatan kerja yang lebih luas. Pemerintah juga mengimbau calon pekerja migran agar memastikan seluruh proses perekrutan, pelatihan, dan penempatan dilakukan secara resmi demi menjamin keamanan serta perlindungan hak-hak pekerja.(Red).

Editor: Tamrin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!