SEKAYU,Penasilet.com – Masyarakat Desa Bailangu dan Bailangu Timur Kecamatan Sekayu mengapresiasi kinerja Kejaksaan Negeri (KEJARI) Musi Banyuasin (MUBA) yang telah memberikan respon yang baik dengan menindak lanjuti Laporan Pengaduan Masyarakat (LAPDU-MAS) terkait kejanggalan – kejanggalan proses pelepasan Tanah Desa (Pancung Alas) seluas lebih kurang 1.700 Ha kepada pihak PT.Inti Agro Makmur di wilayah Desa Bailangu.
Ungkapan apresiasi tersebut disampaikan Firman Wazir dan rekan-rekannya yang datang langsung ke Kantor Kejari Muba di Sekayu pada Senin (9/10/2023).
Firman menuturkan, dirinya sangat mengapresiasi kinerja Kejari Muba yang telah mendengar dan menanggapi Pengaduan Masyarakat Bailangu dan Bailangu Timur yang disampaikan pada Senin 7 Agustus 2023 yang lalu.
“Saya selaku masyarakat Desa Bailangu dan rekan lainnya dari Desa Bailangu Timur mengapresiasi kinerja tim Kejari bersungguh-sungguh menindak lanjuti Laporan Pengaduan Masyarakat yang telah kita sampaikan beberapa waktu yang lalu,” ucapnya.
Selain itu juga Firman berharap Kejari Muba terus konsisten dalam mengusut kejanggalan-kejanggalan proses pelepasan Tanah Desa (Pancung Alas) seluas 1.700 Ha itu sehingga hal tersebut menjadi terang benderang dan bila nantinya pihak Kejari menemukan pelanggaran hukum, kita harapkan juga pihak Kejari Muba melakukan tindakan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
“Saya yakin Kejari Muba dengan profesional dapat mengusut apa yang telah di sampaikan dalam LAPDU kami,” ujarnya.
Kedatangan Firman cs disambut hangat oleh Kepala Seksi Intelijen Kejari Muba Rizki Ramdhani SH, di ruang kerjanya dan dalam pertemuan itu, ia mengucapkan terimakasih kepada Firman dan kawan-kawannya terus menjalin komunikasi yang baik dan terus memberikan informasi-informasi terkait permasalahan yang telah disampaikan kepada Kejari.
“Terima kasih kepada masyarakat Bailangu dan Bailangu Timur yang terus menjalin komunikasi dan menyampaikan informasi-informasi yang dapat membantu kami dalam menindaklanjuti apa yang menjadi pokok Pengaduan Masyarakat,” pungkasnya.”(Red)”.
Editor: Tamrin














