Baca beritanya👇
Sukamakmur,Penasile.com | Bukti ketidak mampuan dalam mengelola dan menjalankan tugas dan wewenang nya Dinas Pekerjaan umum dan tataruang (DPUPR) Kabupaten Bogor banyak projek pembangunan yang tidak tuntas / Mangkrak.
Bagaimana tidak terbukti hampir ditiap titik wilayah yang menjadi proyek pembangunan dengan label PUPR Bogor menjadi keluhan dan sorotan publik. Salah satunya projek Betonisasi jalan di Sukamamkur – Sukamulya – yang Ahir – Ahir ini di Demo warga Sukamakmur. Warga mengaku resah dan terganggu dengan adanya pembangunan jalan yang tidak kunjung selesai, sementara anggarannya cukup Pantastis lebih dari 3Milyar rupiah yang di ambil dari APBD Kabupaten Bogor.
Hal ini mendapat sorotan tajam dari salah seorang Aktivis LSM-Gerhana Indonesia Januardy Manurung. Melalui pesan singkat chat WhatsApp nya Manurung sapaan akrabnya mengkritisi kinerja DPUPR Bogor yang dinilainya tidak propesional selama ini. Pasalnya kata Manurung, sudah sering kali pekerjaan yang melalui Dinas PUPR Bogor menuai masalah.”Kata Manurung (26/1).
Dalam waktu dekat saya akan melayangkan surat kepada Dinas PUPR Bogor untuk minta klarifikasi soal permasalahan yang terjadi dalam lingkup tanggung jawabnya. Mau sampai kapan uang rakyat terus di gunakan untuk pembangunan yang tidak selesai – selesai 8tu Anggaran bukan punya nya PUPR ko.”Tandas Manurung.
Intinya kami dari LSM – Gerhana Indonesia akan menyurati Dinas PUPR Bogor agar ada keterbukaan kepada publik ini menyangkut uang rakyat Bogor yang seharusnya untuk kemaslahatan , kemanfaatan warga masyarakat Bogor bukan main loloskan perusahaan kontraktor karena ada kedekatan dan uang masuk ke kantongnya, kan begitu asumsinya. Makanya kami butuh penjelasan dari pihak PUPR Bogor.”Pungkasnya.|m,red-














