PALEMBANG,Penasilet.com – Wakil Bupati Musi Banyuasin (Muba), Abdur Rohman Husen, menghadiri kegiatan Semarak Wong Kito 2026 yang dipusatkan di Benteng Kuto Besak, Minggu (28/6/2026). Agenda tersebut dirangkaikan dengan peninjauan pelaksanaan pendataan door to door Sensus Ekonomi 2026 serta pemantauan perkembangan Program Sekolah Rakyat di Provinsi Sumatera Selatan.
Kehadiran Wakil Bupati Muba dalam kegiatan yang dipimpin oleh Saifullah Yusuf, Amalia Adininggar Widyasanti, dan Herman Deru menjadi bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin dalam mendukung program strategis pemerintah, khususnya menghadirkan data ekonomi yang akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan sekaligus memperkuat akses pendidikan bagi masyarakat melalui Program Sekolah Rakyat.
Dalam kesempatan tersebut, Abdur Rohman Husen menegaskan bahwa pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 memiliki nilai strategis bagi pemerintah daerah karena hasil pendataan akan menjadi pijakan dalam merancang kebijakan yang tepat sasaran dan sesuai dengan kondisi riil masyarakat.
“Pendataan yang dilakukan secara door to door ini merupakan langkah penting untuk menghasilkan data ekonomi yang valid dan akurat. Pemerintah Kabupaten Muba siap mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 agar dapat menjadi dasar perencanaan pembangunan yang berkualitas dan berkelanjutan,” ujar Abdur Rohman Husen.
Ia juga memberikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terhadap penguatan sektor pendidikan melalui Program Sekolah Rakyat yang dinilai sebagai bentuk keberpihakan pemerintah kepada masyarakat.
“Program Sekolah Rakyat merupakan wujud nyata keberpihakan pemerintah terhadap masyarakat. Kami berharap program ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat besar bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya di Sumatera Selatan,” tambahnya.
Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menekankan bahwa keberhasilan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 tidak hanya bergantung pada petugas sensus, tetapi juga memerlukan dukungan aktif dari seluruh pemerintah daerah dan partisipasi masyarakat.
Menurutnya, sensus ekonomi merupakan instrumen penting dalam memotret kondisi perekonomian secara menyeluruh sehingga hasilnya dapat dijadikan landasan penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi yang lebih efektif, terarah, dan berkelanjutan.
“Sensus Ekonomi bukan sekadar pendataan, tetapi fondasi dalam merumuskan kebijakan pembangunan ekonomi ke depan. Karena itu, kita harus memastikan seluruh proses pendataan berjalan optimal sehingga menghasilkan data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegas Herman Deru.
Dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Muba turut didampingi Asisten I Setda Muba Ardiansyah PhD, Kepala BPS Muba, Plt Kepala Dinas Sosial Muba Deny SH MSi, perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muba, serta perwakilan Bagian Perekonomian Setda Muba. Kehadiran jajaran pemerintah daerah itu menjadi wujud sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten dalam mendukung pelaksanaan program nasional yang bertujuan meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan serta kesejahteraan masyarakat.(Red).
Editor: Tamrin














