MUARA ENIM,Penasilet.com – Pembangunan jalan lingkungan di Desa Air Enau, Kecamatan Rambang Niru, Kabupaten Muara Enim, yang baru selesai dikerjakan sekitar dua bulan lalu, kini menjadi sorotan publik. Pasalnya, jalan yang dibangun melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Muara Enim Tahun 2025 itu sudah mengalami patah, retak, bahkan berdebu.
Proyek tersebut dikerjakan oleh CV. Arka Karya Prima asal Kecamatan Lembak, Kabupaten Muara Enim. Namun kondisi di lapangan menunjukkan kualitas pekerjaan dipertanyakan.
Menurut pantauan awak media, jalan yang semestinya menjadi akses vital masyarakat justru sudah tampak rusak sebelum lama digunakan.
Salah satu warga Desa Air Enau mengaku tetap berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Muara Enim atas pembangunan tersebut.
“Kami warga Air Enau berterima kasih karena jalan ini mempermudah akses ke kebun dan aktivitas sehari-hari,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya, Minggu (14/9/2025).
Namun, warga lain yang setiap hari melintasi jalan tersebut mengungkapkan adanya dugaan kecurangan dalam pengerjaan proyek.
“Setiap saya lewat, saya lihat pekerjaan ini tidak pakai batu dasar, tidak ada greder. Hanya mobil pemadat yang lewat sekali-sekali,” ungkap warga dalam bahasa daerah.
Temuan ini menimbulkan dugaan bahwa proyek tersebut kurang mendapat pengawasan dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Muara Enim, sehingga kontraktor diduga mengerjakan proyek secara asal-asalan.
Berdasarkan informasi warga, pembangunan jalan tidak menggunakan batu agregat, alat berat greder, maupun vibro. Kondisi diperparah dengan lokasi pembangunan yang berada di jalan utama, dilintasi kendaraan bermuatan berat di atas rata-rata, sehingga kualitas jalan semakin diragukan.
Kini publik menantikan sikap tegas dari Pemkab Muara Enim dan aparat terkait dalam menindaklanjuti dugaan kelalaian ini. Sebab, penggunaan dana APBD yang seharusnya menghasilkan pembangunan berkualitas justru terancam menjadi proyek gagal fungsi.
“(Sahrodin)”.
Editor: Tamrin














