PAYAKUMBUH,Penasilet.com – Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh resmi meluncurkan produk Sistem Integrasi Giat Antisipasi Risiko Pemerintah (SIGAP), Rabu (4/9/2025), di Aula Bappeda Kota Payakumbuh. Inovasi ini menjadi gebrakan awal pemimpin baru Kota Payakumbuh periode 2025–2030 dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi.
Peluncuran SIGAP merupakan hasil kolaborasi Inspektorat dengan Bappeda Kota Payakumbuh di bidang penanganan Manajemen Risiko Terintegrasi. Acara ini dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elza Daswarman, yang menegaskan pentingnya pengelolaan risiko sejak dini di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
“Penerapan manajemen risiko terintegrasi akan membuat setiap OPD mampu mengidentifikasi potensi risiko sejak awal, menyusun mitigasi yang sistematis, mengintegrasikan risiko ke dalam perencanaan dan penganggaran, serta membangun budaya sadar risiko di semua level organisasi. Ini adalah langkah awal cegah-tangkal praktik korupsi di tubuh Pemko Payakumbuh,” tegas Elza.
Ia juga menekankan bahwa implementasi SIGAP harus diiringi dengan sosialisasi Peraturan Wali Kota Payakumbuh Nomor 11 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Pengelolaan Risiko Pemerintah Daerah, sehingga setiap kebijakan pembangunan—mulai dari pendidikan, kesehatan, infrastruktur, hingga pelayanan publik, berjalan terukur, akuntabel, dan sesuai regulasi.
Sementara itu, Inspektur Kota Payakumbuh, Andri Narwan, menyatakan SIGAP menjadi tonggak penting dalam meningkatkan maturitas Sistem Pengawasan Intern Pemerintah (SPIP) serta pengambilan keputusan strategis.
“Jika manajemen risiko terintegrasi tidak dijalankan, OPD akan kesulitan memprediksi risiko, program rawan salah sasaran, terjadi pemborosan anggaran, bahkan berujung kegagalan proyek yang bisa menjadi temuan audit. Lebih baik antisipasi daripada menanggung kegagalan,” tegasnya.
Sebagai penutup, acara dilanjutkan dengan Penandatanganan Komitmen Bersama penerapan manajemen risiko terintegrasi oleh 31 Kepala OPD disaksikan Wakil Wali Kota, Asisten, dan Staf Ahli Pemko Payakumbuh.
Dengan diluncurkannya SIGAP, Pemko Payakumbuh menegaskan komitmennya dalam membangun pemerintahan maju, berdaya saing, dan sejahtera melalui strategi pengelolaan risiko yang terintegrasi, efektif, dan berorientasi pada pencegahan korupsi.”(Red)”.
Editor: Tamrin














