Perjalanan Panjang ke Lalan, Semangat Tak Pernah Padam: Konsolidasi PDI Perjuangan Berlangsung Penuh Makna

MUSI BANYUASIN,Penasilet.com – Perjalanan menuju Kecamatan Lalan bukan sekadar perpindahan geografis, melainkan sebuah proses panjang yang menguji niat, komitmen, dan keteguhan. Di wilayah yang berada di tepian aliran sungai dan jauh dari pusat keramaian, setiap langkah yang ditempuh memiliki arti lebih dari sekadar jarak.

Rombongan harus melewati jalur darat yang berliku sebelum melanjutkan perjalanan menuju kawasan pesisir. Dari titik akhir perjalanan darat, akses menuju Lalan hanya dapat ditempuh melalui jalur sungai menggunakan speedboat, membelah arus, menantang gelombang, hingga mencapai wilayah yang tidak mudah dijangkau.

Setiap pijakan menuju dermaga kayu, setiap cipratan air yang membasahi pakaian, hingga senyum yang tetap terjaga di atas perahu menjadi saksi bahwa perjalanan ini bukan sekadar rutinitas organisasi, melainkan bagian dari perjuangan yang nyata.

Pada Kamis, 16 April 2026, kader PDI Perjuangan di Kecamatan Lalan menggelar Rapat Pengurus Anak Cabang (PAC) bersama pengurus ranting. Dari total 27 desa, sebanyak 22 desa hadir, sehingga rapat dinyatakan memenuhi quorum.

Namun, lebih dari sekadar angka kehadiran, yang terasa kuat adalah kesungguhan para kader untuk tetap hadir meskipun harus menempuh perjalanan panjang dan penuh tantangan. Dalam balutan kesederhanaan, kursi plastik, tenda seadanya, dan bangunan yang jauh dari kemewahan, rapat berlangsung hangat, penuh kebersamaan, dan sarat makna.

Tidak terlihat sekat antara pimpinan dan kader. Tidak ada jarak antara mereka yang datang dari wilayah terpencil dengan yang berdomisili di sekitar lokasi. Semua menyatu dalam satu semangat kolektif yang solid.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Musi Banyuasin, Muhamad Yamin, melalui Wakil Kepala Bidang Bappilu, Yakup Supriyanto, menyampaikan pesan penting kepada seluruh kader.

“Kami menyampaikan salam hangat dari Ketua DPC. Beliau berharap seluruh kader di Kecamatan Lalan tetap menjaga soliditas dan terus meningkatkan perolehan suara partai di masa mendatang,” ujar Yakup Supriyanto dalam sambutannya.

Momentum tersebut juga diwarnai rasa bangga atas hadirnya perwakilan dari Lalan sendiri, Asnawi, yang tidak hanya terpilih dari daerah tersebut, tetapi juga memilih untuk tetap tinggal dan hidup di tengah masyarakat. Kehadirannya menjadi simbol nyata kedekatan antara wakil rakyat dan konstituennya.

Pesan berikutnya turut disampaikan Sekretaris DPC, Ahmadi melalui Ahmad Syaifudin Zuhri, yang menyampaikan bahwa Lalan merupakan wilayah dengan potensi kekuatan politik yang besar.

“Lalan memiliki basis kekuatan yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Dari sini, kita melihat tanda-tanda perubahan mulai tumbuh, termasuk harapan masyarakat terhadap pembangunan infrastruktur yang lebih baik,” ungkap Zuhri dalam pernyataannya.

Sementara itu, Bendahara DPC, Susy Imelda Beni, melalui perwakilannya Desi Ulpa Anggraini, menekankan pentingnya menjaga capaian yang telah diraih.

“Apa yang sudah kita capai hari ini harus kita jaga bersama. Untuk meraih hasil yang lebih besar ke depan, kuncinya tetap pada soliditas dan kekompakan seluruh kader,” tegasnya.

Suasana rapat mencapai puncaknya saat Asnawi menyampaikan sambutan dengan nada jujur dan personal. Ia mengungkapkan rasa terima kasih kepada seluruh pengurus ranting dan masyarakat yang telah memberikan dukungan.

“Sebelum bergabung dengan PDI Perjuangan, saya tidak pernah memiliki kesempatan seperti ini, berdiri dan berbicara di hadapan masyarakat. Hari ini, saya tidak hanya diberi ruang, tetapi juga kepercayaan. Karena itu, saya memilih untuk tetap tinggal di Lalan, bersama masyarakat,” ujarnya.

Menjelang sore, waktu terasa semakin terbatas. Kondisi Sungai Lalan yang tidak selalu bersahabat menjadi pertimbangan bagi rombongan untuk segera kembali. Acara pun ditutup dengan doa, dilanjutkan sesi foto bersama yang diwarnai senyum, tawa, dan kehangatan kebersamaan.

Sebelum berpisah, satu suara kembali menggema, menutup seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh semangat:

MERDEKA!!!”

Sebuah seruan yang lebih kuat dari lelah perjalanan, dan lebih dalam dari jarak yang telah ditempuh, menjadi penegas bahwa semangat perjuangan tak pernah padam di tanah Lalan. (Red).

Editor: Tamrin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!