SUMENEP,Penasilet.com – Nama Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadiskominfo) Kabupaten Sumenep, Indra Wahyudi, mendadak menjadi perbincangan hangat di media sosial. Sorotan publik itu mencuat menyusul munculnya isu dugaan korupsi dalam Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang disebut-sebut menyeret sejumlah pihak.
Pantauan di salah satu platform media sosial menunjukkan kolom komentar dipenuhi beragam reaksi warganet.
Mayoritas pengguna menyuarakan desakan agar aparat penegak hukum bertindak cepat dan mengusut tuntas perkara tersebut tanpa pandang bulu.
Dalam sejumlah tangkapan layar yang beredar luas, terlihat komentar bernada keras dan tegas. Beberapa akun meminta agar proses hukum terhadap dugaan penyimpangan program BSPS dilanjutkan hingga tuntas. Ada pula yang menilai masih terdapat oknum-oknum lain yang diduga terlibat namun belum tersentuh proses hukum.
“Lanjut tuntaskan kasus BSPS… karena masih banyak oknum yang terlibat,” tulis salah satu akun dalam kolom komentar, Rabu (4/3/2026).
Komentar lain bahkan secara lugas meminta aparat segera melakukan penindakan apabila unsur pidana telah terpenuhi. Desakan tersebut mencerminkan meningkatnya sensitivitas publik terhadap isu transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran, terlebih program bantuan pemerintah yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat seperti perumahan.
Program BSPS sendiri merupakan bantuan pemerintah yang bertujuan mendorong masyarakat berpenghasilan rendah agar dapat meningkatkan kualitas rumahnya secara swadaya. Karena menyasar kelompok rentan, dugaan penyimpangan dalam pelaksanaannya kerap memantik reaksi keras publik.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Indra Wahyudi terkait ramainya perbincangan di media sosial tersebut. Upaya konfirmasi kepada pihak terkait masih terus dilakukan.
Masyarakat kini menanti sikap tegas aparat penegak hukum guna memastikan proses penanganan perkara berjalan transparan, profesional, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.(YLD).
Editor: Tamrin














