Listrik Padam Berjam-jam, Warga 8 Desa di Tungkal Jaya Geram: PT MEP Dinilai Abai Hak Dasar Publik

Foto: Ilustrasi

MUSI BANYUASIN,Penasilet.com – Awal tahun baru Masehi yang seharusnya menjadi momentum harapan justru berubah menjadi potret kelam pelayanan publik di Kecamatan Tungkal Jaya. Tepat pukul 24.00 WIB, aliran listrik di wilayah kerja PT MEP yang meliputi delapan desa mendadak padam total dan hingga berita ini diturunkan belum juga menyala.

Menurut Kepala Desa Sinar Tungkal, Kecamatan Tungkal Jaya, Indra Gunawan menyampaikan pemadaman listrik tanpa kejelasan tersebut menuai kekecewaan dan kemarahan warga. Pasalnya, hingga berjam-jam setelah listrik padam, tidak ada penjelasan resmi, pemberitahuan, maupun estimasi pemulihan dari pihak PT MEP selaku penyedia layanan kelistrikan di wilayah tersebut.

Ia juga mengungkapkan masyarakat menilai PT MEP gagal menjalankan tanggung jawabnya sebagai badan usaha yang mengelola layanan vital bagi masyarakat. Listrik bukan sekadar fasilitas, melainkan hak dasar publik yang berdampak langsung pada aktivitas rumah tangga, layanan kesehatan, kegiatan ekonomi, pendidikan, hingga keamanan lingkungan.

“Ini bukan kali pertama terjadi. Pemadaman sering terjadi tanpa informasi yang jelas. Kami seperti dipaksa menerima ketidakpastian,”ungkap Indra kepada media, Kamis (1/1/2026)

Kondisi ini mempertegas buruknya manajemen pelayanan PT MEP yang dinilai tidak profesional, minim transparansi, dan abai terhadap kepentingan masyarakat. Di tengah tuntutan pelayanan publik yang semakin terbuka dan akuntabel, pola lama yang mengabaikan komunikasi dengan pelanggan justru terus dipertahankan.

Lebih ironis, pemadaman terjadi di momen pergantian tahun, saat masyarakat berharap stabilitas layanan dasar. Namun yang terjadi justru sebaliknya: gelap, sunyi, dan tanpa kepastian.

Masyarakat di Kecamatan Tungkal Jaya mendesak PT MEP segera memberikan penjelasan resmi, menyampaikan penyebab gangguan, serta memastikan pemulihan listrik secepatnya. Selain itu, warga juga meminta pemerintah daerah dan instansi terkait tidak tinggal diam dan segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja PT MEP.

Jika kondisi ini terus dibiarkan, maka bukan hanya kepercayaan publik yang runtuh, tetapi juga memperlihatkan lemahnya pengawasan negara terhadap penyedia layanan publik. Listrik adalah urat nadi kehidupan modern, dan memadamkannya tanpa tanggung jawab adalah bentuk nyata pengabaian terhadap rakyat. “(Red)”

Editor Tamrin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!