KKMI Wilayah sukamulia -Syurga mengadakan Bimtek Pengimbasan Program IKM Berbasis Literasi dan Pencegahan Perkawinan anak usia dini

 

Lombok Timur, Penasilet.Com. Bimtek Pengimbasan Program IKM Berbasis Literasi dan Pencegahan Perkawinan anak usia dini dilaksnakan di gedung Madrasah Ibtidaiyah NW Sukamulia kecamatan Sukamulia Kabupaten Lombok timur Rabu [13/9/2023].

Turut hadir pada acara tersebut Kasi Mapenda kementerian Agama Kabupaten Lombok Timur {H. sulhi] , ketua KKMI Wilayah Sukamulia-Suralaga [Muliadi, SE.S.Pd.M.AP] Pengawas wilayah sukamulia-syurga {h. Abdul Gani} beserta semua Kepala Sekolah dan dewan guru yang ada di wilayah Sukamulia-syurgw.

Dalam sambutannya pak ketua KKMI yang biasa di sapa Pak Mul menyampaikan ” Acara Bimbtek ini merupakan salah satu program KKM , ini kegiatan yang ke tiga setelah kemaren sudah kita laksnakan yaitu pembinaan guru sertifikasi dari 30 program yang direncanakan pada tahun 2023. tandasnya.

Lanjut pak KKM me;aporkan kalo diwilayah sukamulia- syurga ini ada sekitar 150 guru , Namun yang ikut dalam pelatihan ini sekitar 38 orang guru teridiri dari guru kelas 1 dan kelas VI. Selain itu Pak Ketua melaporkan Terkait biaya yang dipake dalam pelaksanaan bimtek ini iuran dari masing masing madrasah atau dana gotong royong. Imbuhnya,

Dalam kesempatan yang sama kasi Mapenda Kementerian Agama Kabupaten Lombok Timur [H Sulhi] menyampaikan program yang kita adakan pada saat ini merupakan program kabupaten yang seblumnya sudah kita laksanakan untuk pengawas dan kepala madrasah.

Lanjut pak kasi ” terkait dengan IKM dalam penerapannya kita di Kementerian agama sudah ada payung hukumnya yaitu PMA no 347 tahun 20022. sebagai pedoman kita dalam menerapkan kurikulum Merdeka ini, selain itu juga ada keputusan Dirjen no 3211 tahun 2022. Jadi dengan adanya payung hukum itu untuk pihak masing diberikan kekuasaan untuk menyusun dan membuat kurikulum sesuai dengan kondisi Madrasah, jadi kita tidak bisa menjiplak kurikulum orang lain., Kurikulum Merdeka ini juga penguatan dari kurikulum sebelumnya yaitu kurikulum K13.

Masih pak kasi menyampaikan terkait juga dengan laporan madrasah , sekarang ini sudah zaman digitalisasi , semua perencanaan RKM dan EDM sekarang serba online, harapan saya supaya kepala sekolah harus bekerjasama dengan baik dengan operator apakah RKM dan Dan EDM sudah tuntas apa belum, sebab dampak dari laporan Madras itu tidak selesai maka semua anggaran madrasah itu akan dinpeending, begitu juga dana kesejahteraan guru. Imbuhnya.

[ ZQ.]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!