Kejagung Periksa Sembilan Saksi Terkait Dugaan Korupsi Kredit Bank BJB, DKI, dan BPD Jateng ke Sritex

JAKARTA,Penasilet.com – Kejaksaan Agung (Kejagung) terus mendalami dugaan tindak pidana korupsi dalam pemberian fasilitas kredit dari PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (Bank BJB), PT Bank DKI, serta Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah (BPD Jateng) kepada PT Sri Rejeki Isman, Tbk (PT Sritex) dan entitas anak usahanya. Guna memperkuat pembuktian, Kejagung telah memeriksa sembilan orang saksi.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Dr. Harli Siregar, S.H, M.Hum, menjelaskan bahwa pemeriksaan sembilan saksi ini berkaitan dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi atas nama Tersangka ISL dkk.

Dari sembilan saksi yang diperiksa, dua di antaranya berasal dari jajaran direksi Bank BJB dan Bank DKI. Mereka adalah BFW selaku Direktur Kredit UMKM & Usaha Syariah PT Bank DKI pada tahun 2020, dan NA selaku Direktur Komersial dan UMKM Bank BJB.

Sejumlah Kepala Divisi Bank Turut Diperiksa

Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) juga memanggil sejumlah saksi yang pernah menjabat sebagai Kepala Divisi (Kadiv) di beberapa bank.

Saksi-saksi tersebut meliputi SLDR selaku Kepala Divisi Bisnis Korporasi dan Komersil Bank Jateng tahun 2018-2020, serta PRM selaku Kadiv Manajemen Risiko Bank DPO Jawa Tengah tahun 2020.

Selain itu, dua orang Kadiv dari PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) juga dimintai keterangan, yaitu DN selaku Kadiv Sindikasi dan Jasa Lembaga Keuangan tahun 2015 dan BK selaku Kadiv Komersial Kantor Pusat BRI tahun 2017.
Masih dari kalangan perbankan, Jaksa Penyidik JAM PIDSUS juga memeriksa RNL selaku Pimpinan Grup Korporasi 1 Bank BJB tahun 2020.

Sisa saksi yang diperiksa adalah para manajer dan officer dari Bank BJB, yakni UK selaku Account Officer Korporasi 1 dan VSD selaku Corporate Credit Manager.

“Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan dalam perkara dugaan Korupsi Kredit Bank BJB, DKI, dan BPD Jateng ke Sritex,”pungkas Harli Siregar.

“(Red)”.

Editor: Tamrin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!