MUSI BANYUASIN,Penasilet.com – Jajaran pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-Perjuangan) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) resmi menutup rangkaian Rapat Pengurus Anak Cabang (PAC) se-kabupaten melalui konsolidasi bersama PAC dan ranting di Kecamatan Jirak Jaya, Minggu (19/4/2026).
Penutupan yang berlangsung di kawasan Taman Manau Jirak Jaya itu digelar dalam suasana sederhana, di bawah rindangnya pepohonan dan saung bambu, namun sarat makna kebersamaan. Dari 12 ranting yang ada, sebanyak 11 ranting hadir, sehingga rapat dinyatakan kuorum.
Kegiatan ini sekaligus menjadi titik akhir dari rangkaian konsolidasi partai yang telah digelar di 15 kecamatan se-Kabupaten Muba. Jirak Jaya dipilih sebagai penutup perjalanan panjang tersebut.
Berbeda dari rapat formal pada umumnya, suasana yang tercipta justru hangat dan akrab. Para kader duduk berdekatan, berbincang santai, mencerminkan kedekatan tanpa sekat antarstruktur partai.
Utusan DPD PDI-Perjuangan Sumatera Selatan, Beni Hernedi, dalam arahannya menegaskan bahwa konsolidasi hingga ke tingkat bawah merupakan ciri khas PDI-Perjuangan. Dengan gaya santai khas Musi Banyuasin, ia menekankan pentingnya menjaga kedekatan dengan rakyat.
“Inilah gaya PDI-Perjuangan, rapat harus turun ke bawah sesuai mekanisme partai. Perjuangan tidak boleh jauh dari rakyat, dan politik tidak boleh hanya hidup di atas meja,” ujarnya, disambut antusias kader.
Beni juga mengajak seluruh kader untuk merefleksikan perjalanan konsolidasi yang telah dilalui, sekaligus memperbaiki kekurangan ke depan. Ia berharap Kecamatan Jirak Jaya mampu meraih kursi di DPRD Muba agar aspirasi masyarakat dapat diperjuangkan lebih optimal.
Sementara itu, Ketua DPC PDI-Perjuangan Muba, Muhamad Yamin, S.H., menegaskan bahwa konsolidasi ini merupakan awal dari perjuangan yang lebih besar.
“Perjuangan kita belum selesai. Ini adalah titik awal untuk terus bergerak, bukan hanya demi kejayaan partai, tetapi untuk kejayaan masyarakat Musi Banyuasin,” tegasnya.
Yamin juga menekankan pentingnya konsistensi kader dalam membangun kepercayaan masyarakat melalui kerja nyata dan kedekatan yang berkelanjutan.
“Keberhasilan tidak hanya ditentukan strategi, tetapi dari tatap muka, kepercayaan, dan citra baik yang terus dijaga,” katanya.
Ia menambahkan, forum tersebut juga menjadi ruang demokrasi internal, di mana ranting diberikan hak penuh untuk mengusulkan calon Ketua PAC dari masing-masing desa.
Sekretaris DPC PDI-Perjuangan Muba, H. Ahmadi, S.E., turut memimpin jalannya absensi dengan metode yang memperkuat kebersamaan. Peserta dipanggil berdasarkan desa, diminta berdiri dan saling mengenal, menciptakan interaksi yang lebih erat antar kader.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pengurus dan anggota legislatif, di antaranya Ketua Fraksi DPRD Muba Jon Kenedi, S.IP, Andri Septa, S.H, Dr. Desi Ulpa Anggraini, Hermanto, S.H, Djonny, Zuhri, S.I.Kom, serta Edwin Oktariansyah.
Menjelang akhir kegiatan, suasana semakin khidmat saat doa dipanjatkan sebagai penutup rangkaian konsolidasi partai. Dalam momentum tersebut, seluruh kader serentak mengepalkan tangan dan meneriakkan yel-yel perjuangan.
“MERDEKA!”
Seruan itu menjadi simbol penegasan bahwa meski rangkaian kegiatan telah berakhir, semangat perjuangan kader PDI-Perjuangan di Musi Banyuasin akan terus berlanjut.”(Red)”.
Editor: Tamrin
#PDIPerjuangan
#MusiBanyuasin
#PendidikanPolitik
#PerjuanganRakyat
#JirakJaya














