Musrenbang Desa Kutamekar Bahas Dan Penyepakatan RKP Desa Tahun 2025

Baca klik link👇👇👇

Penasilet.com – Cariu Botim| Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Desa Kutamekar terfokus dalam kesepakatan RKP Desa tahun 2025 dalam pembangunan insprastruktur yang bersifat skala prioritas dan dipastikan tidak ada perubahan dan truble di lapangan saat berjalannya pembangunan.

Hadir dalam acara tersebut. Kepala Desa Kutamekar – Uwa Uteng – Camat Cariu yang diwakili Agus Sopiyan Budi Asmara Sekertaris Camat. Kasi pemerintahan Kecamatan Cariu M. Fachmi – Kasi trantib Amran Iskandar – Kasipendikes, Tisyo – Kasi pemberdayaan masyarakat H. Encep Suherman – Kasi Ekbang Sulistiyati – Babinsa, Peltu Nurman – Bhabinkamtibmas , Iyus Karnawan – Ketua BPD – LPM – Ketua MUI – RT, RW, Kadus, Tokoh masyarakat termasuk para kader PKK, Posyandu. Penyuluh pertanian , Pendamping lokal Desa termasuk para Kepala sekolah di Desa Kutamekar.

“Kades Kutamekar Uwa Uteng dalam paparannya menyampaikan progres realisasi Anggaran Dana Desa sudah dilaksanakan untuk pembangunan jalan dan TPT termasuk Blt- DD tahap tiga. Dan untuk Musrenbang hari ini Penyepakatan RKP / usulan yang sifatnya skala prioritas dan benar – benar efek manfaatnya oleh masyarakat.”Paparnya.(30/9).

Sekertaris Camat Cariu, Agus Sopiyan Budi Asmara dalam kesempatan sambutannya menyampaikan – Saya berharap di acara Musrenbang terakhir Desa di- Kecamatan Cariu Desa Kutamekar ini. Dalam pembahasan tadi sudah bapak Kepala Desa sampaikan bahwa Kutamekar selalu yang terdepan dalam pembangunan dan penyaluran Blt- DD. Tadi saya menyimak anggaran Dana Desa termasuk BLT – DD sudah direaliasikan.” Tutur Agus Sopiyan.

Lanjutnya- Dan untuk rencana pembangunan / RKP tahun 2025 sudah rapih dan valid sesuai dengan kebutuhan dan benar – benar manfaatnya bisa dirasakan masyarakat jangan sampai ketika realisasi pembangunan timbul masalah dengan warga. Perlu diketahui juga kewenangan Desa / Kepala Desa punya kewenangan penuh untuk pembangunan apa saja yang akan di bangun sesuai aturan dan prioritas melalui SIPD.

,”Saya berharap juga kedepan bukan hanya pembangunan infrastruktur saja tapi pembangunan Sumber daya manusia (SDM) karena menurut hasil analisis SDM di Cariu ini baru mencapai 74 persen berarti masih banyak yang cuma sampai tingkat SD – SMP. Kedepan sambung Agus Sopiyan – soal program Stunting harus terus di jalankan dan digenjot agar masalah Stunting khususnya ada pengurangan yang signifikan sehingga tidak ada lagi anak balita kekurangan Gizi.”Tutupnya.|mco

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!