Labusel – penasilet.com | Komisioner baznas labusel ustadz Supardi melakukan kunjungan sekaligus ceramah memberikan pemahaman lebih mendalam terkait tujuan unit pengumpul zakat ( UPZ ) kepada Jamaah di Masjid Al-Musannif Dusun asam jawa timur, Desa asam jawa Kecamatan Torgamba Kabupaten Labuhanbatu Selatan Provinsi Sumut rabu (3/4/2024 ).
Kegiatan tersebut di laksanakan setelah usai shalat sunnah tarawih di masjid Al-Musannif dan di hadiri oleh ketua badan kemakmuram masjid (BKM ) masjid AL-Musannif Ustaz Kamal Idris Pulungan S Ag, sekretaris M. Amri Pulungan S. Com, bendahara H. Rasyid Siregar, dan seluruh jamaah.
Dalam kesempatan itu sekretaris Masjid Al-Musannif M. Amri Pulungan mengatakan bahwa saat ini telah memasuki sepuluh ramadhan terakhir kita masih di berikan nikmat oleh Allah, untuk mengkaji materi yang sangat mulia yaitu zakat.
“Tidak akan sempurna iman kita kalau zakat belum di tunaikan yaitu zakat fitrah, dan masalah zakat ini jauh sebelumnya telah di bahas oleh nabi muhammad SAW, kita mengucapkan rasa syukur karena masih di berikan waktu untuk membahas tentang zakat ini” ujarnya.
Ustazd Supardi menyampaikan dalam tausiyahnya, di dalam bulan suci ramadhan ini kita harus tetap semangat, awal ramadhan harus semamgat, pertengahan ramadan harus semangat, dan juga di akhir ramadhan kita harus tetap semangat.
“Ada sepuluh kebaikan yang terdapat di dalam zakat, di antaranya adalah yang pertama membersihkan harta kita dari dosa, sebagai obat dari penyakit, memberi khabar gembira kepada fakir miskin, menambah rezeki” ungkapnya.
Lebih lanjut ustadz supardi juga mengatakan bahwa amil zakat fitrah adalah sebuah perpanjangan tangan baznas setelah baznas mengeluarkan SK kepada badan amil.
Unit pengumpul zakat ( UPZ ) ini juga bertujuan membuat pakir miskin bisa kenyang dan bisa senang di saat idul fitri tiba dan zakat ini sangat membantu saudara-saudara kita yang tinggal di pelosok, di akhir acara BKM Al-Musannif menyalurkan sedekah ramadhan kepada warga tak mampu di lingkungan masjid yang bernama bapak ngatiman, berupa beras telor gula dan sirup.
( Ilham Hasibuan )














