Mba Munik Inginkan Perkawinan Plus’

 

 

Slawi –  Penasilet.com – Mba Munik sapaan akrab Calon Anggota Legislatif DPRD Kab. Tegal Dapil 6 dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang memiliki nama lengkap Ika Munik Januari Rimba Irawati ini memberikan beberapa pandangannya ketika ditemui disela-sela mengikuti Lomba Peragaan Busana dalam Rangka Peringatan Hari Ibu ke-95 dan Hari Amal Bakti ke-79 Kementerian Agama ke 79 di Kantor Kementerian Agama Kab. Tegal. Mba Munik berharap ketika terpilih menjadi Anggota DPRD bisa memperkuat Kementerian Agama melalui Program Bimbingan Perkawinan Plus yang diselenggarakan ditiap-tiap KUA Kecamatan.

Dalam pandangannya, membangun Negara yang kuat dan maju harus dimulai dari keluarga yang kuat. Kegiatan ini diharapkan bisa meningkatkan komitmen dan ikatan rumah tangga yang kuat antara pasutri. Pasangan pengantin baru ini harus mempunyai tujuan yang jelas dalam membangun arah kehidupan berumah tangga, mewujudkan impian bersama sehingga setiap keluarga dapat mempunyai visi bersama, tujuan bersama dan tentunya berusaha bersama. Ikatan yang kuat antar pasutri juga dapat menekan angka perceraian, mengingat belakangan ini angka perceraian yang cenderung meningkat ditiap daerah.

Selain hal tersebut, dengan bimbingan perkawinan plus yang nanti coba diselenggarakan juga untuk meningkatkan minat usaha para pasutri sehingga dapat mengurai angka pengangguran, tumbuhnya Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). UMKM memiliki peran penting bagi perekonomian Indonesia karena memberikan sumbangan signifikan khususnya dalam pembentukan produk domestik bruto dan penyerapan tenaga kerja. Dengan hadirnya Pasutri yang melek UMKM akan berdampak pada terurainya angka pengangguran, dan membuka seluas-luasnya kesempatan kerja. Lahirnya pengusaha-pengusaha baru yang tidak menutup kemungkinan lahirnya couplepreneur dalam berbagai bidang.

Disisi lain, program nasional yang tidak kalah penting adalah pengurangan angka stunting. Dengan bimbingan perkawinan plus, stunting dapat teratasi jika pasangan pengantin baru tersebut memahami dengan baik langkah-langkah pencegahan stunting tersebut. Langkah ini adalah langkah yang dipandang tepat dalam mengurai beberapa masalah bangsa. Akan tetapi, masih banyak pasangan muda calon pengantin yang tidak menganggap penting.

“Saya kira, beberapa masalah bangsa dapat kita uraikan dengan penguatan Bimbingan Perkawinan, beberapa hal seperti penurunan angka stunting, ketersediaan lapangan pekerjaan serta tumbuhnya UMKM bisa kita kerjakan sekaligus. Tidak kalah penting juga penguatan bimbingan remaja harus lebih digalakkan lagi mengingat beberapa remaja ada yang terjerumus tanpa tujuan kehidupan yang tepat.” terang Mba Munik. BEHK

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!