Terkait Dugaan Korupsi Di Beberapa OPD Muba, PST Akan Demo Di Kejagung

  • Bagikan

Foto:Alex Kazjuda Ketua PST saat di Kejati Sumsel

PALEMBANG, penasilet.com – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pemerhati Situasi Terkini (PST) kembali laporkan dugaan korupsi di beberapa OPD Musi Banyuasin dan pertanyakan laporan terdahulu di Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Sumsel) Jl.Gubernur H.Bastari Jakabaring Palembang,Kamis”,(24/11/2022).

Dalam Aksinya kali ini PST mempertanyakan tindak lanjut semua laporan PST yang telah disampaikan kepada pihak Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan,terkakait adanya dugaan Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN) di lingkungan Pemkab Musi Banyuasin.

Dalam hal ini yg disampaikan Alex Kazjuda selaku Koordinator Aksi dan Ketua Umum PST di depan Kejati Sumsel mengatakan
Untuk kesekian kalinya kami PST mendatangi Kejati Sumsel untuk melaporkan dugaan korupsi di beberapa dinas pada Pemkab Musi Banyuasin,dan hari ini kami mempertanyakan tindak lanjut dari laporan yang telah kami sampaikan kepada pihak Kejati atas dugaan korupsi di dinas-dinas lingkungan pemkab Muba,antara lain Dinas PUPR,Dinas Perikanan,Dinas Perkebunan,dan lainnya yang telah kami sampaikan kepada Kejati pada waktu yang lalu”, papar Alex.

Hari ini kami dari PST sembari mempertanyakan tindak lanjut laporan PST juga menyampaikan laporan baru atas temuan PST di lapangan indikasi dugaan korupsi terkait proyek yang lain nya, diantaranya proyek yang di laporkan sebabagi berikut :

Bagian Umum Sekretariat Daerah
1. Pengadaan Conferece System, T.A 2021 yang dikerjakan oleh PT.Sriwijaya Fitra Serunting dengan nilai Rp 566.630.000
2. Pengadaan Peralatan Video dan Alat Lainnya, sumber dana APBDP T.A 2021 yang dikerjakan oleh PT. Arjuna Solusi Teknologi dengan nilai Rp 1.112.815.300

Dinas PUPR :
1. Peningkatan ruas jalan dari desa sumber agung (A.2) menuju desa karang maju (A.1) dengan aspal hotmix kec.keluang T.A 2021 yang dikerjakan oleh PT. Fajarindah SatyaNugraha dengan nilai Rp 3.556.925.000
2. Peningkatan ruas jalan sp karang waru – ulak peceh dengan aspal hotmix kec.lawang wetan TA 2021 yang dikerjakan oleh Aldo Permai dengan nilai Rp 14.813.451.153
3. Peningkatan ruas jalan dari desa sukajadi – kantor camat kecamatan lalan, TA 2021 yang dikerjakan oleh PT.Sukses sarrie Kintano dengan nilai Rp 14.887.487.000

Dinas perikanan :
1. Paket budidaya ikan patin di keramba jaringan apung (KJA), TA 2021 yang dikerjakan oleh Kazzam Bangun Mandiri dengan nilai Rp 639.063.000h
2. Paket Budidaya ikan lele di kolam terpal, TA 2021 yang dikerjakan oleh Cv.Sarana Paloganda dengan nilai Rp 1.004.376.605

Dinas pendidikan dan kebudayaan :
1. Penambahan ruang kelas baru (RKB) SMPN 5 Keluang, TA 2021 yang dikerjakan oleh CV. Karya Maju dengan nilai Rp 1.008.040.099
2. Penambahan ruang kelas baru (RKB) SMPN 8 Sungai lilin, TA 2021 yang dikejakan oleh Triton Karya Optimis dengan nilai Rp 1.359.281.948

Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata :
1. Rehab gedung olahraga kelurahan babat kecamatan babat toman, TA 2021 yang dikerjakan oleh CV.Firmansyah dengan nilai Rp 695.763.028
2. Penimbunan lapangan sepak bola desa Rantau Panjang kecamatan Lawang Wetan, TA 2021 yang dikerjakan oleh Cv.Difa makmur jaya dengan nilai Rp 496.922.463.

Lima dinas yang menjadi agenda dilaporkan atas indikasi adanya dugaan tindak pidana korupsi,” ungkap Alex selaku ketua Umum PST.

Foto:Alex  Kazjuda saat di pelayanan Kejati Sumsel 

Dan alex juga menambahkan, sepertinya oknum APH di Sumsel ini kurang serius dalam penanganan atas laporan dari PST, dan kita masih bersabar sampai 15 Desember tahun ini, jika memang tidak ada tindak lanjut yang konkrit maka hal ini akan kita laporkan semua kegiatan yang pernah kita dilaporkan ke Supervisi kejaksaan Agung RI dan KPK di Jakarta terutama pada JAMWAS kejaksaan Agung RI”,kata Alex menambah keterangannya.

Dalam pantauan kami PST pihak APH di sumsel kurang serius dalam menindak lanjuti laporan PST terkesan juga pihak APH kurang serius dalam pemberantasan tindak pidana korupsi di Sumsel”,ujarnya.

Bila APH Sumsel ini serius menindak lanjuti semua laporan kami kemungkinan sudah ada tersangkanya.

Mengingat setiap laporan PST melampirkan data yang sudah cukup sebagai dasar untuk melakukan penyelidikan secara mendalam”,tukasnya.”(tmr).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!